Izin Usaha Pertambangan IUP

  • Whatsapp

Izin Usaha Pertambangan IUP

PEMERINTAH terus membenahi penataan izin usaha pertambangan (IUP). Pada November ini, sebanyak 37 IUP dinyatakan berstatus clean and clear (C&C) oleh Kementerian ESDM. Pengumuman itu disampaikan melalui surat Nomor 1658.Pm/04/DJB/2016 tentang Penetapan IUP Clear and Clean ke-20.

Surat yang ditandatangani Bambang Gatot Ariyono, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM, itu menyebutkan, sebanyak 1.123 IUP telah direkomendasi dan diajukan dengan status C&C. Dari 1.123 IUP tersebut, 562 di antaranya mendapat rekomendasi gubernur, sedangkan 561 sisanya direkomendasikan oleh kepala dinas. Namun, setelah dilakukan evaluasi, cuma 37 IUP yang dinyatakan layak mendapatkan status C&C. “Dari seluruh rekomendasi gubernur, yang memenuhi persyaratan sesuai Permen ESDM Nomor 43/2015 berjumlah 37 IUP,” kata Gatot dalam pengumuman itu. Sedangkan 561 IUP yang dire ko mendasikan kepala Dinas, belum satu pun yang dinilai layak.

Baca Juga  4 Tips Sukses Negosiasi Agar Gaji Naik

 

Surat itu juga merekomendasikan, pemilik IUP yang belum mendapatkan sertifikasi C&C untuk segera berkoordinasi dengan gubernur atau pemerintah daerah setempat guna melengkapi persyaratan. Setelah itu, gubernur bisa kembali menyampaikan hasil rekomendasi C&C kepada Dirjen Mineral dan Batubara. Pemegang IUP wajib memiliki status C&C berdasarkan Permen ESDM Nomor 43/2015 tentang Tata Cara Penerbitan Izin Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Sertifikasi C&C itu diberikan kepada pemegang IUP setelah berhasil membuktikan bahwa area pertambangan yang mereka kuasai telah memenuhi syarat: luas wilayah sesuai dengan koordinat, tidak tumpang-tindih dengan IUP lain, memenuhi syarat lingkungan, dan melampirkan bukti telah membayar royalti kepada negara. Sertifikasi C&C merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menata IUP di Indonesia. Saat ini, di seluruh Indonesia tercatat ada total 10.040 IUP. Dari jumlah itu, baru 6.353 IUP yang berstatus C&C (per Oktober 2016). Upaya sertifikasi dilanjutkan sampai Januari 2017. Bila sampai deadline yang itu masih ada IUP yang berstatus non-C&C, IUP itu akan dicabut. Surat itu juga menyebutkan pembatalan status C&C terhadap 521 IUP dan pencabutan 316 IU

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.