Rem Tangan Berfungsi Untuk

  • Whatsapp

Rem Tangan Berfungsi Untuk

Salah Satu masalah yang kerap kali timbul pada lalu lintas di kota-kota besar Indonesia, adalah kemacetan. Sejatinya kemacetan banyak menimbulkan hal negatif seperti: membuat pengemudi cepat lelah, tidak fokus dalam mengemudi, kurang waspada, dan agresif secara emosional. Ambilah contoh ketika pengemudi berada di lampu merah (traffic light). Kebanyakan dari kita, memanfaatkan saat lampu yang menyala merah pada persimpangan, sebagai tempat beristirahat sejenak.

rem-tangan-berfungsi-untuk

Pertanyaannya adalah, apakah hal tersebut aman? Sebetulnya, persimpangan lampu merah memiliki potensi bahaya kecelakaan yang cukup tinggi, baik saat melintas maupun saat kendaraan dalam posisi berhenti atau menunggu hingga lampu menyala hijau. Sayangnya banyak pengemudi yang kurang paham dan melakukan aktifitas menunggu, streching kaki/ tangan, memainkan ponsel, ngobrol, dan beraktifitas berlebihan lainnya. Ingat, hal itu berarti Anda telah melepaskan tanggung jawab sebagai pengemudi walau untuk sesaat. Sah-sah saja, tetapi perlu diingat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar resiko kecelakaan dapat di minimalisir.

Baca Juga  Kepribadian dari Cara Menyetir Mobil

 

Ada empat alasan kenapa tidak mengaktifkan Parking Brake di lampu merah :

1. lampu belakang kendaraan tidak menyala.

Pada saat berada di lampu merah, kemudian Parking Brake Sony SuSmana ROAD SAFETY CAMPAIGN 4Alasan Tidak Mengaktifkan Parking Brake Di Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia yang diaktifkan, maka lampu belakang mobil tidak nyala. Sehingga pengemudi harus menginjak pedal Service Brake (rem kaki) agar secara otomatis lampu belakang mobil menyala (merah), hal tersebut membantu menginformasikan atau berkomunikasi dengan pengemudi di belakangnya bahwa kendaraan tersebut sedang berhenti.

 

2. Kurang mampu meredam benturan .

Mengatisipasi benturan kendaraan yang datang dari belakang atau kendaraan yang ‘nyelonong’ ke jalur lain. Pengemudi harus berkonsentrasi mengatur benturan yang datang. Benturan tersebut dapat diatur dengan service brake (rem kaki). Sehingga resiko cidera penumpang dan efek rusak pada kendaraan tidak lebih parah.

Baca Juga  Mobil Mercedes Benz Terbaru Mercedes-AMG C43 4 MatiC Coupe & Cabriolet

 

3. Bukan tempat untuk beristirahat.

Pahami bahwa sekalipun kendaraan berhenti di lampu merah, tetapi itu bukan tempat untuk bersitirahat. Dengan mengaktifkan Parking Brake, pengemudi sudah sedikit meninggalkan kewaspadaannya untuk melepas lelah. Sehingga apabila ada bahaya yang datang, pengemudi kurang siap menghadapinya.

 

4. Parking Brake adalah rem untuk parkir

Rem ini bekerja membantu kendaraan agar tidak bergerak pada saat parkir, sehingga idealnya tidak mengaktifkan pada saat kendaraan sedang berhenti di lampu merah. Perilaku dan kebiasaan yang salah akan terjadi terus menerus apabila kita tidak paham dan menyadari yang benarnya. Keputusan mengaktifkan atau tidak mengaktifkan parking brake ada pada pengemudi, tetapi selama orientasi pengemudi adalah keselamatan dan tanggung jawab, maka empat hal tersebut diatas harus dipertimbangkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.