Jangan Lakukan! Inilah Kesalahan yang Sering Dilakukan Blogger Pemula

  • Whatsapp

Kesalahan yang Sering Dilakukan Blogger Pemula – Dalam dunia blogger, sebenarnya tidak ada yang salah atau pun benar. Hanya saja, apa yang kita lakukan akan berdampak pada perkembangan blog yang kita miliki. Sebagai seorang pemula, bukan hanya tips dan hosting yang harus kita perhatikan, tapi juga kesalahan yang sudah dilakukan orang lain agar kita bisa menghindarinya.

  1. Niche Kurang Kuat

Niche bisa dibilang tema. Blog yang memiliki tema kurang kuat, maka pembahasan atau konten yang kita posting cenderung melebar atau tidak beraturan. Tidak fokusnya konten pada satu niche akan membuat kita kesulitan menentukan konten yang harus dibuat. Hal ini menunjukkan bahwa kita kurang profesional dalam satu bidang sehingga sebisa mungkin hal ini dihindari.

Pilihlah niche sesuai dengan kemampuan dan pemahaman Anda agar pembuatan konten bisa menjadi lebih mudah. Misalnya, Anda seorang mahasiswa kedokteran, maka Anda bisa menjadikan bidang kedokteran sebagai niche pada blog Anda. Jadi, berbagai hal yang berkaitan dengan kedokteran bisa menjadi bahan Anda dalam membuat konten yang menarik dan profesional.

  1. Tidak Mengenal Audiens dengan Baik

Siapa pun bisa mengakses internet atau blog dengan mudah. Memenuhi kebutuhan setiap jenjang usia mungkin akan sulit dan hal ini bisa membuat kita kehilangan fokus. Oleh karena itu, tentukan terlebih dahulu jenjang usia audiens Anda, kemudian pahami karakteristik, apa yang disukai, apa tidak disukai oleh audiens tersebut.

Baca Juga  Kamera Digital Fujifilm Terbaik, Kamera Terbaik Desain Tipis Kompak Setara DSLR

Apabila Anda memilih remaja sebagai target audiens blog, maka Anda bisa membuat konten yang memang disukai atau dibutuhkan oleh remaja. Misalnya, konten tentang tips make up simpel, tips move on, tips menjalin persahabatan, tips belajar dan lain sebagainya. Hal ini memungkinkan konten Anda disukai dan menjadi langganan bagi para remaja.

  1. Tidak Konsisten

Hal inilah yang menjadi kesulitan bagi seorang blogger pemula. Ketika membuat blog, mungkin kita memiliki semangat meluap dan memiliki ambisi yang kuat. Namun, lama kelamaan, semangat itu biasanya akan memudar dan seringkali membuat blogger tidak produktif lagi. Padahal, konsistensi merupakan hal terpenting agar konten bisa diposting secara rutin.

Untuk membangun komitmen dan konsistensi dalam pembuatan konten, Anda harus memiliki jadwal yang jelas. Misalnya, setiap hari harus posting satu artikel. Kemudian, bisa dijadwalkan juga konten seperti apa yang akan dibuat. Misalnya, hari Senin sampai Jumat Anda membuat konten informatif, kemudian hari Sabtu dan Minggu bisa diisi kisah inspiratif.

  1. Tidak Memahami atau Berlebihan Mengenai SEO

Menulis atau membuat konten di blog mungkin sudah cukup menyenangkan bagi Anda. Tapi, kita bisa mendapatkan hasil yang lebih jika kita mampu memaksimalkan blog dengan baik. Salah satu caranya adalah dengan SEO (Search Engine Optimisation). Sebagai seorang blog, Anda harus memiliki pemahaman tentang SEO agar blog bisa menempati peringkat pertama dalam mesin pencarian.

Baca Juga  Mouse yang bisa digunakan dimana saja, Logitech MX Anywhere 2

Namun jangan terlalu fokus pada SEO karena bisa mengurangi kualitas penulisan Anda. Terlalu fokus pada SEO biasanya hanya memperhatikan penempatan keyword dan keunikan tulisan yang pada akhirnya bisa mengacaukan kualitas konten. Padahal, audiens juga mengharapkan konten yang berkualitas pada blog Anda.

  1. Berpusat pada Diri

Salah satu alasan Anda dalam membuat blog mungkin karena ingin bercerita atau membagi pengalaman. Hal ini mungkin menyenangkan bagi kita, tapi belum tentu menyenangkan bagi orang lain. Besar kemungkinan audiens merasa bosan jika kita terus-terusan memberikan konten tentang diri kita sendiri. Meskipun tidak dilarang, tapi apa salahnya jika Anda juga membuat konten lain tentang audiens.

Audiens pastinya juga menanti-nanti informasi mengenai diri mereka, seperti tips traveling, kecantikan, menjaga hubungan dan lain sebagainya. Konten yang sesuai dengan kebutuhan audiens, memungkinkan blog akan dikunjungi oleh banyak orang. Bahkan, konten yang kita buat akan ditunggu-tunggu oleh audiens. Oleh karena itu, berikan juga informasi umum dan tidak masalah jika Anda juga menambahkan konten tentang pengalaman pribadi.

  1. Pembuatan Konten Tidak Profesional
Baca Juga  Daftar Harga Smartphone Sony dengan Kamera Terbaik

Menjadi seorang blogger seringkali hanya dikaitkan sebagai hobi saja. Padahal, blog bisa menjadi ladang rupiah yang melimpah jika kita serius dalam mengerjakannya. Suatu konten yang tidak digarap dengan serius pasti memiliki kualitas yang buruk dan konten seperti ini tidak akan menarik bagi audiens. Jadi, garaplah konten secara profesional.

Selain memiliki jadwal dan menyisihkan waktu untuk pembuatan konten, Anda juga harus mengerahkan kemampuan secara maksimal dalam pembuatan konten. Misalnya gambar untuk melengkapi tulisan. Pastikan jika gambar yang Anda gunakan memiliki kualitas yang baik dan hasil dari potretan profesional atau mereka yang handal.

  1. Fokus pada Kuantitas daripada Kualitas

Semakin banyak konten yang kita buat, semakin besar kemungkinan untuk menempati posisi pertama pada hasil pencarian. Namun, tidak selamanya berfokus pada kuantitas akan memberikan hasil yang bagus jika kita tidak memperhatikan kualitasnya. Jadi, Anda harus memperhatikan kuantitas serta kualitas dari konten yang diposting.

Itulah tadi informasi mengenai kesalahan yang sering dilakukan oleh blogger pemula. Jadikan kesalahan di atas sebagai pembelajaran agar kita tidak melakukannya. Jangan lupa juga untuk memilih hosting Murah yang tepat pada blog Anda. Selamat berkarya!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.