Contoh Implementasi Teknologi AR dan VR di Bidang Otomotif

  • Whatsapp

Contoh Implementasi Teknologi AR dan VR di Bidang Otomotif

Teknologi VR dan AR makin diminati oleh para pelaku bisnis. Kedua teknologi tersebut tahun ini lebih banyak dipakai di lingkungan enterprise daripada untuk game dan hiburan di segmen consumer. IDC memperkirakan, pada tahun 2018 ini lebih dari 60% dari nilai total AR dan VR dipakai pada proyekproyek komersial, dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 85%. Tahun ini, menurut IDC, nilai produk dan services VR dan AR mencapai US$27 miliar, atau naik 90% dari tahun 2017. Menariknya lagi, menurut Capgemini Research Institute, 82% perusahaan yang mengimplementasikan AR dan VR mengatakan telah mencapai apa yang mereka inginkan dan bahkan melebihi harapannya. Setengah dari yang belum menggunakannya berencana menerapkan teknologi immersive tersebut pada tiga atau lima tahun mendatang. Data tersebut diperoleh Capgemini melalui jajak pendapat dengan responden lebih dari 700 eksekutif di bidang otomotif, manufaktur, dan sektor utiliti.

Baca Juga : Fotografer Landscape Terbaik di Indonesia Modern yang Terkenal

VR vs AR

Masih ingat game Pokemon Go yang sangat populer beberapa waktu lalu? Game tersebut menggunakan teknologi AR, yaitu menggabungkan image dunia nyata dari kamera dengan image grafs 3D. Lebih jauh AR dikembangkan menjadi mixed reality (MR) yaitu adanya interaktivitas antara dunia nyata dengan grafs 3D yang ditambahkan. Contohnya kita mengarahkan kamera smartphone ke ruang tamu. Di layar terlihat ada seekor dinosaurus di ruangan tersebut. Dinosaurus itu merupakan grafs 3D yang ditambahkan (augmented) melalui sebuah aplikasi AR. Pada aplikasi yang menerapkan teknologi MR, dinosaurus tersebut dapat melompat dari sofa ke meja ruang tamu, keluar ke pintu depan, dan atraksiatraksi lainnya. Di sini ada interaktivitas antara dunia nyata (ruang tamu dan perabotan di dalamnya) dengan image yang ditambahkan. Teknologi AR dan MR lebih rumit dibandingkan dengan VR. VR lebih mudah diciptakan karena tidak melibatkan image dunia nyata. VR menghadirkan dunia baru bagi pengguna. Dengan menggunakan sebuah headset, pengguna “diajak” memasuki dunia baru, sehingga respons yang diberikanya semua berkaitan dengan dunia baru tersebut bukan pada dunia nyata di mana sang pengguna sedang berada. Dalam penerapannya di lingkungan enterprise, mana yang lebih banyak memberikan manfaat? Bila dilihat dari sisi manfaat, VR dan AR masingmasing memiliki manfaat yang berbeda. VR sering dipakai sebagai sarana untuk pelatihan dan banyak dimanfaatkan di sektor pendidikan. Sedangkan AR memang penerapannya lebih luas di berbagai bidang. Hasil dari jajak pendapat oleh Capgemini, secara umum responden berpendapat, AR lebih rumit diimplementasikan, tetapi menurut mereka AR lebih banyak memberikan manfaat ketimbang VR. Tetapi tentu saja, pemilihan teknologi, VR atau AR, tergantung pada kebutuhan si pengguna. Walmart dan Tysons banyak diberitakan baru-baru ini menggunakan teknologi VR untuk kebutuhan pelatihan. Simulasi dibuat dan sekarang dipakai untuk memberikan pelatihan karyawan di bidang keamanan dan adaptasi di pabrik pengolahan daging, selain itu juga dibuat materi pelatihan cara berinteraksi dengan pelanggan menggunakan empati dan emotional intelligence. Tujuan pemakaian VR sebagai sarana pelatihan terutama adalah penghematan biaya selain juga faktor keamanan. Manfaat dari sisi keamanan dan keselamatan ini terutama bila diterapkan di industri yang berbahaya, seperti minyak dan gas. Sifat portabel pada perangkat VR juga memudahkan penyelenggara mengadakan pelatihan di tempat yang dibutuhkan. Tergantung pada metode dan materinya, pelatihan juga dapat menerapkan teknologi AR atau MR. Untuk pekerjaanpekerjaan seperti pemeliharaan (maintenance) mesin dan perakitan di pabrik, teknologi AR banyak digunakan. Dengan menggunakan smartglass (kacamata AR) para teknisi melokalisasi masalah pada suatu mesin di jalur produksi, memperbaiki masalah dengan merujuk pada skema grafs atau prosedur perbaikan yang ditampilkan pada kacamata. Melalui kamera pada kacamata AR yang dipakai teknisi tersebut, seorang ahli di tempat lain juga dapat melihat kondisi bagian mesin yang rusak di layar komputer PC atau komputer tabletnya, lalu memberi saran prosedur perbaikan kepada teknisi di lapangan.

Baca Juga  Harga Joystick yang Cocok untuk Game Mobile Legend dan PUBG

Penerapan di Berbagai Sektor industri

Pemakaian teknologi AR juga diterapkan oleh Porsche barubaru ini pada service center di kota-kota besar di Amerika Serikat. Teknologi ini membantu para teknisi memperbaiki mobil. Melalui smartglass AR yang dikenakannya, seorang teknisi dapat merujuk skema-skema atau prosedur perbaikan yang diperlukan. Sementara itu seorang ahli di tempat lain, melalui layar komputer PC dapat melihat mesin di hadapan teknisi (melalui kamera pada smartglass) dan langsung memberikan saransaran perbaikan kepada teknisi bila diperlukan. Dengan cara ini menurut pihak Porsche, waktu perbaikan dapat dipersingkat sampai 40%. Perusahaan lainnya seperti British Petroleum dan Caterpillar juga telah menerapkan AR untuk memberikan pelatihan dan panduan kepada teknisi di lapangan. Honeywell menggunakan tool simulasi untuk memberikan pelatihan kepada karyawan industrinya menggunakan peranti AR Microsoft HoloLens. Perusahaan di berbagai sektor industri seperti pendidikan, kesehatan, konstruksi, otomotif, retail, dan lain-lain mulai memanfaatkan VR dan AR. Bagaimana dengan perusahaan Anda? Apakah Anda telah memiliki rencana untuk menerapkan teknologi immersive tersebut? Yang penting menurut Lanny Cohen, Chief Innovation Ofcer, Capgemini, untuk mendapatkan nilai bisnis secara maksimal dari AR dan VR, perusahaan membutuhkan struktur pengelolaan secara terpusat. Selain itu, perusahaan juga sebaiknya telah memiliki konsep yang selaras dengan strategi bisnis, dan pihak manajemen mampu mendorong inovasi serta change management karyawan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.