Rekomendasi Game FPS Terbaik untuk PS 4 dan Xbox One

 News



[Total: 0    Average: 0/5]

Rekomendasi Game FPS Terbaik untuk PS 4 dan Xbox One

WOLFENSTEIN II: THE NEW COLOSSUS

BJ Blaskowicz merupakan contoh terbaik spesimen bangsa Arya: rambut pirang, mata biru, tubuh besar, dan struktur tulang wajah serupa dewa Yunani. Tapi ironisnya, BJ juga merupakan ancaman terbesar yang pernah dihadapi Third Reich (Nazi Jerman). Wolfenstein II merupakan kelanjutan dari Wolfenstein: The New Order di 2014 saat BJ dibiarkan mati setelah pertarungan terakhir dengan Oberführer ‘Deathshead’. Ia diselamatkan di detik-detik terakhir dan dikirimkan ke Eva’s Hammer untuk mendapatkan perawatan. Saat game dimulai, BJ telah dirawat selama lima bulan, otot mengalami pengecilan. Meskipun tidak mampu berjalan, tapi ia tetap mampu menggenggam senjata. Lalu apa yang ia lakukan? Menggunakan kursi roda dan melanjutkan membunuh para Nazi. Jangan salah – di tingkat kesulitan Normal sekalipun, Wolfenstein II tidaklah mudah. Para musuh benar-benar tangguh dan tembakannya tepat sasaran. Meskipun pelindung dan kit kesehatan banyak ditemukan, BJ hanya memiliki 50 poin kesehatan untuk 5 atau 6 jam pertama saat menjalankan game. Kesehatan tidak pulih sepenuhnya, sehingga peluang untuk tewas sangat mungkin. Dan kekurangan pertama dari game ini adalah tidak ada ftur Quick Save. Saat tewas (pasti tewas), maka Anda harus menunggu paling tidak 10 detik untuk menjalankan game kembali. Kami memainkannya di PS4 Pro dengan media penyimpanan hybrid, sehingga jika Anda menggunakan hardware standar maka waktu tunggunya lebih lama. Selain itu, mengakses menu untuk menyimpan game dengan cepat bisa dibilang merepotkan. Kekurangan ini terasa merepotkan terutama saat menjadi siluman (tak terdeteksi) sangat diperlukan di beberapa level.

Baca Juga  Aplikasi Resep Masakan Terbaik untuk Android iPhone IOS

Misalnya di The New Order, kapten musuh bisa memanggil bala bantuan. Jika musuh membunyikan alarm karena melihat Anda atau mendengar suara letusan senjata tanpa peredam, maka bersiap untuk menghadapi banyak serdadu musuh. Artinya perlu ada pendekatan trial-and-error saat mengendapendap dan Anda harus menyimpan game setiap beberapa menit agar tidak terlalu jauh mengulang setelah tewas. Mengapa tidak hindari saja sang kapten? Oleh karena Anda mendapatkan kartu Enigma untuk setiap kali membunuh kapten. Kartu tersebut membuka misi opsional nantinya sehingga jika tidak mendapatkannya akan menyulitkan saat game kian menantang. Untuk game frst-person shooter, Wolfenstein II memiliki kedalaman yang mengejutkan. Keahlian Anda meningkatkan kemampuan seperti membawa amunisi lebih banyak atau bergerak lebih cepat saat merunduk. Jika mau sedikit repot, Anda bisa memanen (farm) di bagian tertentu untuk mendapatkan kemampuan tertentu. Setiap senjata memiliki tiga upgrade yang perlu Anda pikirkan masak-masak. Ingin menyusup secara sembunyi-sembunyi? Maka Anda bisa memilih peredam pistol dan pistol mesin. Ingin membunuh dengan cepat? Pilih memodifkasi shotgun untuk menembakkan tiga peluru sekaligus. Wolfenstein II juga memungkinkan Anda mengusung dua senjata utama, sehingga bisa membunuh Nazi dengan akimbo shotgun. Tersedia pula banyak ragam gameplay selain babak kursi roda di awal game. Ada gameplay saat Anda terjebak di arena kecil guna memberikan waktu bagi pemberontak agar bisa lolos. Di gameplay lainnya, Anda perlu bergerak cepat karena kesehatan terus menurun karena radiasi. Jika ragam gameplay menjadi bumbu kehidupan, maka Wolfenstein II merupakan makanan yang lezat. Setiap babak ditopang oleh adegan yang kian menggerakkan kisahnya. Berbeda dari kebanyakan game FPS, plot-nya sangat bagus, penuh dengan karakter menyenangkan dan meyakinkan.

Baca Juga  Review Tablet Terbaik Samsung 2016, Galaxy Tab S2 8.0

Baca Juga : Cara Bermain Game Horor Mental Hospital 3



Tersedia pula banyak dialog memikat. Saya menikmati ucapan doa BJ kepada Caroline yang meminta Caroline untuk menjaga dirinya. Tapi di sisi musik seharusnya bisa lebih baik. Sebagai musik insidental memang baik-baik saja, tapi tidak pernah membuat adrenalin kami terpacu. Meskipun sebagian besar Wolfenstein II berjalan linier, tapi kian menarik setelah Anda mendapatkan Enigma Machine di dalam Eva’s Hammer. Di sinilah Anda bisa mengakses misi pembunuhan menggunakan kartu dari kapten yang tewas dan memberikan item yang tidak ditemukan di dalam campaign reguler. Game berjalan lembut dengan 60 FPS sehingga aktivitas berlari dan menembak terasa menyenangkan. Tidak ada efek tearing maupun penurunan FPS yang kentara, dan model karakter terlihat memikat. Menjatuhkan musuh dengan melee sungguh memuaskan dan beragam senjata yang tersedia sangat menyenangkan. Tapi tidak ada yang menandingi kepuasan saat menjatuhkan musuh dengan sekali tebas menggunakan kapak. Meskipun BJ tidak memiliki gaya Master Chief, Kratos, atau bahkan Nathan Drake, tapi Bethesda berhasil menciptakan pahlawan ikoniknya sendiri. Semoga, BJ bakal masuk di antara pahlawan gaming paling dikenal. Untuk sementara, ia sedang sibuk menghabisi Nazi

Baca Juga  HP Samsung Terbaru Resolusi Full HD

Artikel yang kamu Cari ga ktemu? Cari disini. Teknorus.com

Author: 

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.