Tips Foto Pernikahan Indoor Outdoor yang Unik

  • Whatsapp

Tips Foto Pernikahan Indoor Outdoor yang Unik

TIPS FOTOGRAFI PERNIKAHAN DARI ADOBE

Memotret pernikahan dapat menjadi salah satu tugas sulit fotografer. Berikut tip dari fotografer Bryan Foong untuk mendapatkan asil terbaik

  • MEMOTRET PADA WAKTU YANG TEPAT AKAN MEMBERIKAN ANDA WARNA YANG PALING SPEKTAKULER. INI UNTUK MENGHINDARI CAHAYA KASAR.

Gambar ini diambil di Selandia Baru sesaat sebelum matahari terbit. Bryan secara hati-hati mengontrol cahaya untuk memastikan bagian terang tidak akan terlalu terang, dan untuk memungkinkan detil yang cukup dan cahaya datang dari bayangan, sehingga ia dapat meningkatkannya kemudian di Lightroom. Ketika mengedit di Lightroom, Bryan juga mengatur white balance, kontras dan exposure untuk menampilkan warna hangat dari matahari terbit. (hari itu merupakan pagi musim gugur yang sangat dingin.) Kemudian ia meningkatkan warna biru dan oranye via slider Hue Saturation Luminance (HSL), mengatur warna biru untuk memberikan kecerahan di langit, dan mengurangi luminansi untuk mendapatkan latar yang lebih dramatis. Karena warna kulit subyek dan matahari terbit sama-sama oranye, Bryan melakukan sedikit perubahan untuk mendapatkan warna kulit yang diinginkan, dan kemudian menggunakan adjustmentbrush untuk membawakan saturasi dan kepekatan lebih pada matahari. Daftar Jam Tangan Mewah Artis Indonesia

Baca Juga  Tips & Trik Memenangkan Games FiveNights at Freddy’s 4

  • PENGURANGAN

Untuk menghindari keramaian, Bryan dan kedua mempelai datang ke stasiun kereta sebelum waktu keberangkatan pertama. Ia dan meminta kedua mempelai berada di belakang kereta yang mana mereka akan endapatkan cahaya alami pada intensitas tertinggi, memungkinkannya mendapatkan paparan cahaya di mana pasangan akan terkena cahaya tanpa terlalu terekspos langit biru. Sadar akan kameranya memiliki kemampuan pemulihan bayangan yang baik, Bryan memotret pada pengaturan ISO rendah dengan tujuan untuk menerangkan area yag terkena bayangan di belakang gambar di Lightroom. Ia juga mengatur warna putih di Lightroom untuk mendapatkan tampilan gaun pernikahan yang lembut dan bersinar. Beralih ke Photoshop, kemudian Bryan memanfaatkan Content Aware Fill untuk menghilangkan keramaian di belakang dan elemen yang menganggu lain – seperti silang di depan kereta, garis kuning, dan bintik-bintik di dasar. Daftar Harga iPhone Termurah 2018 Resmi iBox Distributor Indonesia

Baca Juga  Begini Tips Sukses Membangun Startup

  • GAMBAR MINIMALIS MODERN

Gambar selanjutnya diambil saat sore hari di Singapura. Bryan memanfaatkan cahaya matahari yang kuat untuk mengkreasi lingkaran cahaya yang memisahkan pasangan dari latar. Ia memilih perspektif tinggi untuk lokasi ini untuk mencapai tampilan minimalis dan rapi, dan pada saat yang sama, memanfaatkan garis alami dan melengkung untuk menciptakan gambar modern dan menarik. Di Lightroom, Bryan mengatur lengkungan untuk menonjolkan warna putih dan hitam demi tampilan lebih bersih. Beralih ke Photoshop, kemudian ia menggunakan Clone Stamp Tool untuk menghilangkan objek merah di sisi kanan gambar.

  • WARNA KULIT DAN PERBAIKAN

Bryan meminta mempelai wanita berada di sebuah sumber cahaya untuk mendapatkan cahaya halus pada wajahnya. Di Lightroom, Bryan mengatur white balance untuk memperlihatkan cahaya dan warna alami yang terlihat seperti pagi itu. Ia juga mengatur warna kulit mempelai wanita menggunakan slider HSL di merah dan oranye. Beralih ke Photoshop, Bryan menggunakan Spot Healing untuk menghilangkan noda pada kulit subyek, dan juga memanfaatkan Frequency Separation untuk menghaluskan warna kulit. Teknik ini mengkreasi dua layer – satu layer untuk mengatur warna dan layer lain untuk mengatur detil. Layer warna membantu tampilan warna kulit, sedangkan layer detil membantu melembutkan kulit. Sebagai sentuhan terakhir, Bryan menggunakan Quick Mask untuk mengurangi warna kekuningan pada gigi mempelai wanita.

  • MEMOTRET KE ARAH CAHAYA
Baca Juga  Game Zombie Android dan IOS iPhone Terbaik

Gambar ini diambil pada musim panas di gurun Nevada. Bryan menunggu hingga momen tepat sebelum sebelum matahari terbenam di cakrawala. Pada waktu tersebut, masih ada cukup cahaya untuk menyinari pasangan. Bryan harus mengontrol banyaknya cahaya yang masuk ke lensa dengan secara stategis menempatkan matahari antara atap mobil dan kepala pasangan. Jika terlalu banyak cahaya yang masuk ke lensa, ia akan mendapatkan gangguan ?are pada foto dan kehilangan kontras yang diinginkan. Di Lightroom, ia menggunakan Vignette untuk menggelapkan pinggiran gambar, memberikan perhatian kepada pasangan. Vignette yang digunakan memiliki kehalusan tinggi sehingga terlihat lebih alami. Bryan menjelaskan bahwa intinya adalah tidak untuk mengkreasi garis gelap pada gambar tetapi sebuah tampilan halus untuk meningkatkan perasaan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.