Manfaat Main Game Bagi Otak dan Anak

 News

Manfaat Main Game Bagi Otak dan Anak

Saya tidak suka menyia-nyiakan waktu. Saya mencoba memaksimalkan hasil berdasarkan waktu dan upaya yang dikeluarkan – jika tidak produktif, saya akan menghindarinya. TV? Tidak ada waktu, saya lebih baik membaca buku sejarah. Berbelanja? Lebih baik berolah raga. Tidur? Lebih baik membersihkan rumah. Waktu sangat terbatas, padahal banyak hal yang ingin dilakukan sehingga saya mencoba melakukan hal yang bermanfaat. Tapi akhir-akhir ini saya merasa lelah. Hingga pada akhirnya di akhir pekan, saya berada di depan Mac tanpa ada motivasi melakukan hal produktif. Siapa Penemu Teknologi Jaringan 5G



Teman baru saja membicarakan tentang memainkan video game sehingga mengingatkan saya dengan RPG ‘Pillars of Eternity’ yang telah lama saya beli dan tidak pernah dimainkan. Saya besar dengan video game, tapi belum pernah bermain game selama bertahun-tahun, semenjak saya menghapus seluruh game dari Mac untuk produktivitas. Saya login ke Steam dan menginstalnya. Setelah menjalankan game, saya merasakan sesuatu yang telah lama tidak saya rasakan: antusiasme. Saat tiba waktunya berhenti, saya meninggalkan Mac dengan senyuman lebar. Saya gembira – dan bingung. Bukankah seharusnya video game membuang-buang waktu? Saya tahu riset menunjukkan bahwa aktivitas bermain penting bagi anak-anak karena membantu mereka menjelajah dunia, mengambi risiko, menjadi kreatif, dan membangun ikatan sosial. Kekurangan waktu bermain bisa membuat anakanak gelisah dan depresi. Saya mulai membaca tentang pentingnya permainan bagi orang dewasa – dan ternyata pentingnya permainan tidak hilang seiring bertambahnya usia. Dr. Stuart Brown, pendiri National Institute of Play, berpendapat di bukunya, Play, bahwa meskipun permainan terlihat kontraporduktif, tapi sebenarnya bisa sangat produktif. Brown menggambarkan bagaimana di era ’90-an, United States Cal Tech Jet Propultion Laboratory menghadapi masalah. Harga Laptop Gaming Terbaik Teknik Sipil 7 Jutaan Asus Dell HP

Baca Juga  Aplikasi Chat yang Bisa Kirim Video

 

Para insinyu senior memasuki masa pensiun tapi karyawan baru yang mudah belum ahli memecahkan masalah. Cal Tech menemukan bahwa para insinyur yang pintar menyelesaikan masalah praktis memiliki sejarah panjang dengan permainan. Mereka gemar membongkar sesuatu untuk menguak cara kerjanya, atau membangun sesuatu di waktu luang. Meskipun terlihat seperti membuang-buang waktu, tapi mampu meningkatkan kemampuan ‘praktis’ para insinyur. Meski ternyata permainan bisa berguna, tapi ada paradoks bahwa permainan harus tidak praktis untuk dimainkan. Brown menggambarkan permainan sebagai “tanpa tujuan, serta memiliki “daya tarik internal”, Anda tidak memainkannya untuk mendapatkan sesuatu, Anda melakukannya untuk bersenang-senang. Permainan juga telah terbukti bisa meringankan stres, meningkatkan kreativitas, dan meningkatkan fungsi otak pada orang dewasa. Daftar keunggulan yang tidak terlalu buruk. Saya berhati-hati agar video game tidak menghabiskan waktu terlalu banyak, tapi kini saya bisa mengapresiasi bagaimana menghabiskan waktu untuk bersenangsenang juga bisa menjadi pemanfaatan waktu yang produktif. Tiba saatnya untuk bermain.

Baca Juga  HP LG Harga Terjangkau Processor Snapdragon

Artikel yang kamu Cari ga ktemu? Cari disini. Teknorus.com

Author: 

No Responses

Leave a Reply