Makalah Contoh Penerapan AI di Industri Otomotif

  • Whatsapp

Makalah Contoh Penerapan AI di Industri Otomotif – Lebih dari satu abad yang lalu, Henry Ford menciptakan pabrik perakitan mobil pertama yang memungkinkan produksi mobil secara massal. Hal itu merevolusi industri otomotif karena memungkinkan kepemilikan mobil oleh lebih banyak orang, bukan hanya oleh segilintir orang kaya saja. Kini, industri otomotif pun tengah mengalami perubahan radikal yang didorong oleh penggunaan Artifcial Intelligence (AI). Ford Motor Company, General Motors, Toyota, dan Volkswagen adalah beberapa perusahaan otomotif yang kini menyebut diri mereka perusahaan “layanan mobilitas”, bukan lagi sekadar perusahaan manufaktur otomotif. Ford yang berawal dari Michigan, Amerika Serikat, kini memfokuskan diri pada teknologi dan menggunakan AI serta machine learning dalam berbagai hal mulai dari solusi mobil yang terhubung (dengan internet) hingga pengembangan kendaraan otonom (tanpa sopir). Seperti dikutip dari majalah Forbes, Ford memiliki laboratorium riset yang telah melakukan riset tentang computational intelligence selama lebih dari 20 tahun.

Sekitar 15 tahun yang lalu, perusahaan yang didirikan Henry Ford itu mengenalkan sistem deteksi kegagalan pada mesin, salah satu aplikasi neural network pertama dalam skala industrial. Ford juga menggunakan AI untuk mengautomasi proses quality assurance, misalnya AI dapat mendeteksi kerutan pada tempat duduk mobil. Selain itu, neural network membantu mendukung rantai pasokan Ford melalui manajemen inventori dan sumber daya. Ford juga menggunakan teknologi AI untuk memahami data inventori untuk mobil bekas dengan sebuah platform AI bernama CarStory. Para dealer dapat mengetahui kondisi kendaraan secara detail, sejarah pemilik mobil, serta mengecek harga mobil di pasaran. Laporan dari CarStory menggunakan analisis untuk menentukan keunikan sebuah mobil bekas tertentu.

Baca Juga  Bagaimana Layanan Purna Jual Nissan

Pada tahun 2019, Ford mengeluarkan Ford Edge yang akan menggunakan teknologi AI sebagai bagian dari sistem all-wheel-drive-nya. Dengan berbagai sensor berteknologi tinggi, sistem tersebut dapat menentukan lebih cepat daripada otak manusia kapan all-wheel drive diperlukan. Mesin tersebut dapat berpindah-pindah antara two-wheel drive dan four-wheel drive secara otomatis. Teknik machine learning yang ditambahkan pada kendaraan membantu menyediakan ftur baru, personalisasi, dan perbaikan pada produk yang diinginkan konsumen. Beberapa aplikasi AI berinteraksi langsung dengan pengemudi untuk memonitor akselerasi atau pengereman, membantu meningkatkan efsiensi bahan bakar, dan preferensi pengemudi akan posisi duduk, suhu udara, maupun infotainment. Di Cina, yang merupakan salah satu pasar otomotif terbesar dunia, Ford bekerja sama dengan Baidu dalam menyediakan sistem infotainment, termasuk di dalamnya asisten suara cerdas dan video streaming. Itulah salah satu contoh inovasi perusahaan otomotif yang selalu berusaha menemukan kembali (reinventing) dirinya, tidak terpaku pada manufaktur, tetapi kini lebih mengandalkan teknologi. Hal menarik yang terlihat pada perusahaanperusahaan paling inovatif di dunia saat ini adalah semakin maraknya penggunaan AI.

Baca Juga  Kelebihan Suspensi Mitsubishi Xpander

50 Perusahaan Paling inovatif di dunia

Boston Consulting Group (BCG) setiap tahun memublikasikan daftar perusahaan paling inovatif yang merupakan hasil survei secara global. Daftar 50 perusahaan McDonald’s di urutan ke-21 menggunakan algoritme AI untuk menyajikan menu secara digital yang terus berubah sebagai respons terhadap berbagai faktor, seperti waktu (pagi, siang atau malam), hari (hari kerja atau akhir pekan), keramaian di restoran, dan cuaca. BASF di nomor 12, bekerja sama dengan pengembang perangkat lunak Citrine, membangun model untuk mengidentifkasi bahan baru untuk menangkap karbon dioksida dan gas rumah kaca lainnya. Selain penekanan pada AI, platform, dan ekosistem, yang perlu digarisbawahi dari daftar paling inovatif menurut survei BCG tahun ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini. BCG mencatat semakin marak penggunaan teknologi AI selain penggunaan platform dan ekosistem. Seperti dapat dilihat pada daftar di bawah ini, khususnya sepuluh perusahaan yang menempati urutan teratas, adalah perusahaan yang secara ekstensif mengunakan AI. Alphabet/Google, yang berhasil menurunkan Apple yang duduk di posisi teratas selama 13 tahun terakhir, menurut CEO-nya adalah perusahaan “AI First”.

Baca Juga  Cara Agar Android Tidak Lemot

Di urutan kedua ada Amazon, yang selain menggunakan AI pada bisnis retail, juga memprakarsai teknologi pengenalan suara (Alexa). Apple, di posisi ketiga, juga salah satu perintis perangkat lunak pengenalan suara (Siri) dan Microsoft juga telah berevolusi dari perusahaan perangkat lunak menjadi penyedia AI dan layanan berbasis platform. Sebagian besar perusahaan dalam daftar di atas menggunakan AI untuk membantu mereka menemukan produk baru, layanan baru, dan cara bekerja baru.

Beberapa perusahaan itu adalah para reinventors, misalnya Google yang terus-menerus mengubah algoritme dan penawaran mereka; Amazon terus-menerus menciptakan kategori baru, layanan baru, model, dan caracara melibatkan pelanggan; Microsoft berhasil melakukan transisi dari ketergantungan jangka panjangnya berpartner dengan Wintel dalam komputer personal menjadi perusahaan teknologi berbasis awan. IBM juga melakukan penemuan dirinya berulang kali, dari mainframe ke PC kemudian ke service, cloud, AI, serta platform dan ekosistem. Perangkat dan teknologi dalam sebuah proses inovasi akan terus berkembang. Namun, orientasi dasar terhadap perubahan— tidak pernah puas dan selalu bersedia melakukan penemuan diri kembali—adalah bagian dari jantung perusahaan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.