10 Fitur Rahasia Whatsapp

  • Whatsapp

10 Fitur Rahasia Whatsapp

Trik Rahasia WhatsApp yang Patut Diketahui

 

WhatsApp adalah salah satu aplikasi pesan instan yang terpopuler. Informasi terbaru menyebutkan bahwa aplikasi yang kini telah menjadi bagian dari kerajaan Facebook ini telah mengantongi 900 juta pengguna aktif bulanan. WhatsApp didominasi oleh pengguna perangkat Android dan hanya 22 persen di iOS. Sementara pesaing beratnya, WeChat baru-baru ini mencatat pencapaian 600 juta pengguna aktif bulanan. Banyak fiur terbaru yang dihadirkan WhatsApp, selain berkirim pesan, gambar, audio, dan video.

 

Baca Juga :
Kamera DSLR Canon Terbaik Fitur Lengkap untuk Pemula
Laptop Asus Touchscreen Bisa Jadi Tablet
3 Pilihan Laptop Asus Core i3 Terbaik

Aplikasi ini menyedia fungsi seperti telepon menggunakan jaringan data internet, berbagi lokasi, fitur penyimpan data otomatis di galeri, menghilangkan tanda centang biru, dan lain sebagainya. Di luar dari itu semua, ada sejumlah trik yang mungkin belum Anda ketahui. Penasaran? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini

 

whatsapp tips

 

 

Simpan Chat History

Bila Anda berniat untuk mengganti perangkat iOS atau Android lama Anda dengan yang baru, Anda dapat mengambil riwayat obrolan (chat history) yang dirasa penting. Ada dua cara yang bisa dipilih. Jika menggunakan kartu microSD, masuk ke Menu > Settings > Chat and calls > Backup chats. Pindahkan microSD ke perangkat baru, install WhatsApp, dan restore ketika diminta. Jika backup-an data terdapat pada penyimpanan internal, Anda dapat menggunakan fie explorer untuk menemukan folder/sdcard/WhatsApp dan memindahkan isinya secara manual.

 

Menghilangkan Last Seen

 

Saat Anda melihat sebuah kontak teman Anda pada WhatsApp, biasanya ada tulisan “last seen” di bawah nama mereka, yang memberi tahu Anda, kapan mereka terakhir membuka WhatsApp. Bila ingin teman Anda tidak dapat melihat kapan Anda terakhir menggunakan WhatsApp, buka Settings > Account > Privacy > Last Seen > Nobody.

 

Mengunci WhatsApp

 

Fitur ini tidak berlaku pada perangkat iOS tanpa jailbreaking. Sementara di perangkat Android, Anda ditawarkan banyak pilihan aplikasi keamanan yang memungkinkan Anda untuk melindungi obrolan WhatsApp dengan kata kunci (password) atau PIN. Anda dapat mencoba Messenger and Chat Lock, AppLock, atau Smart AppLock. Beberapa dari aplikasi ini bahkan akan mengambil foto, jika seseorang mencoba mengakses aplikasi Anda tanpa kata kunci atau PIN yang tepat, sehingga Anda dapat mengetahui orang itu. Pada Windows Phone, Anda bisa mencoba WhatsApp Locker. Jika Anda pengguna BlackBerry, bisa menggunakan aplikasi Lock for WhatsApp Messenger.

Baca Juga  Aplikasi Video Call Hemat Kuota

 

Blokir Tampilan Gambar

 

Tak semua orang ingin setiap gambar yang diterima dari WhatsApp muncul di Camera Roll (pada perangkat iOS) atau di Galeri dan aplikasi foto lainnya (pada perangkat Android). Di iOS, cara untuk tidak menampilkan gambar tersebut adalah pilih Settings> Account > Privacy> Foto dan ubah WhatsApp menjadi off. Sedangkan di Android, gunakan fie manager seperti ES File Explorer, lalu menuju ke folder sdcard/ WhatsApp/Media, dan ketuk New di bagian kanan bawah layar di folder yang tidak ingin Anda share, kemudian buat fie bernama .nomedia. Voila, gambar Anda tidak akan muncul di galeri lagi.

 

Mute Percakapan Grup

 

Tak bisa dipungkiri bahwa terkadang percakapan pada grup mengganggu aktivitas Anda. Namun, Anda sendiri tidak bisa meninggalkan grup percakapan tersebut dengan alasan tidak enak hati dan lain sebagainya. Solusinya adalah dengan membuat grup percakapan itu `membisu`. Jika Anda menggunakan perangkat iOS, buka grup chat, tekan subjek untuk mendapatkan layar Group Info, kemudian tekan Mute. Di Android, buka Chat, tekan Menu, kemudian tekan Mute. Anda dapat menentukan jangka waktunya, atau Anda dapat menghapus centang pada kotak Show notifiations untuk mematikan pemberitahuan secara permanen sesuai jangka waktu yang dipilih.

 

Kembalikan Pesan yang Terhapus

WhatsApp selalu mem-backup pesan pada perangkat Anda setiap pukul 4:00 pagi. Cara termudah untuk me-recover pesan yang baru dihapus adalah dengan meng-uninstall WhatsApp dari smartphone Anda dan memasangnya kembali. Selama proses itu, Anda akan ditanya apakah ingin memulihkan pesan dari backup-an atau tidak? Proses pemulihan mencakup pesan selama tujuh hari terakhir.

Baca Juga  Harga Spesifikasi Smart TV Xiaomi Mi TV 4a 43

 

Jika Anda ingin mengembalikan history obrolan yang lebih lama lagi di perangkat Android, gunakan aplikasi seperti ES File Explorer dan pilih folder sdcard/WhatsApp/Database untuk melihat backupan riwayat obrolan Anda. Ganti nama fie yang Anda inginkan menjadi msgstore.db.crypt, lalu ketuk Settings > Apps > WhatsApp > Clear data, kemudian kembali ke WhatsApp dan restore ketika diminta.

 

Kirim Pesan Massal

 

Untuk menghemat waktu, mungkin Anda ingin mengirimkan pesan secara missal. Tapi, itu tidak berarti bahwa Anda ingin semua penerima pesan tahu bahwa itu adalah pesan grup. Fitur broadcast memungkinkan Anda mengirimkan pesan yang sama ke beberapa kontak, tetapi akan muncul sebagai pesan pribadi antara Anda dan si penerima pesan. Di perangkat Android, cukup tekan Menu dan kemudian New Broadcast. Sedangkan di perangkat iOS, ketuk Broadcast List di layar Chatting, lalu ketuk New List. Jika penerima pesan membalasnya, pesan balasan itu hanya terkirim ke Anda, tidak ke semua daftar penerima pesan tadi.

 

Cek Infomasi Pesan

Semua informasi detil bisa diketahui di sini, termasuk untuk mengetahui waktu kapan pesan Anda telah dibaca. Cukup tekan dan tahan pada pesan yang telah ditandai dua centang biru, kemudian tekan ikon Info , dan Anda akan mengetahui kapan pesan Anda telah dibaca. Di pertangkat iOS, Anda juga dapat menyentuh dan men-drag pesan ke kiri untuk tujuan yang sama.

 

 

 

Whatsapp Jajal Uang Elektronik

Whatsapp mulai melirik layanan berkirim uang lewat layanan kirim pesannya. Dengan basis ratusan juta pengguna, Whatsapp bisa menjadi pemain penting di industri fnansial. Saat ini India adalah negara dengan pengguna Whatsapp terbesar di dunia. Tak heran jika Whatsapp memilih India saat merilis WhatsApp Payment, layanan berkirim uang langsung di jendela percakapan Whatsapp. Untuk menggunakan layanan ini, pertama-tama dua pihak yang hendak bertransaksi harus menggunakan versi teranyar WhatsApp untuk iOS maupun Android. Setelah itu, pengguna cukup menekan opsi “Payments”, pilih kontak yang hendak Anda kirimi uang, pilih akun bank Anda dan penerima, masukkan nominal uang, masukan PIN UPI, dan uang pun terkirim ke pihak penerima. Sekadar informasi, UPI adalah platform yang disediakan Pemerintah India untuk transaksi digital secara real-time. Dengan UPI, pengirim tidak perlu mengisi informasi tentang bank atau nomor rekening dari penerima dana. Yang penting pengirim dan penerima dana sudah mengonfrmasi nomor teleponnya dengan rekening di bank.

Baca Juga  Shopious Pilihan Belanja Online Fitur Lengkap

 

Platform UPI sendiri sudah didukung 71 bank, yang berarti menjangkau hampir semua nasabah bank di India. Peluang Besar Menurut riset Credit Suisse, transaksi digital di India saat ini masih di bawah angka US$200 milyar, dengan US$10 milyar di antaranya melalui mobile. Dengan masuknya Whatsapp dan aplikasi populer lain ke dunia transaksi digital, angkanya diperkirakan akan menembus US$1 trilyun dalam lima tahun ke depan. Google sendiri sudah masuk lebih dulu ke pasar ini melalui Google Tez. Dalam waktu hanya empat bulan, transaksi yang diproses Google Tez sudah sama dengan bank ke empat terbesar di India, Axis Bank. Hal ini cukup mengindikasikan, peluang besar yang siap diambil Whatsapp. Dalam bisnis dengan margin rendah seperti transaksi dana, faktor paling krusial adalah jumlah transaksi. Di India, Whatsapp saat ini memiliki pengguna aktif sekitar 250 juta orang. Hal ini tentu saja menjadi bekal penting bagi Whatsapp untuk melakukan penetrasi pasar.

 

Apalagi, pengalaman awal menunjukkan, mengirim dana via Whatsapp sangat mudah. “Baru saja mencoba Whatsapp Payment, dan tersadar bagaimana seharusnya user experience yang hebat” ungkap Amrish Rau, CEO perusahaan pembayaran PayU India. Namun jumlah pengguna yang besar ini juga menimbulkan good problem bagi Whatsapp. Otoritas India masih membatasi jumlah pengguna Whatsapp Payment karena khawatir sistem perbankan di bank pendukung tidak siap mengantisipasi lonjakan transaksi. Whatsapp Payment ini sendiri masih baru bisa melakukan transaksi peer-topeer dan belum bisa untuk melakukan pembayaran ke pihak ketiga. Jadi jika dibandingkan layanan uang digital yang sudah ada di India, seperti Paytm dan Mobikwik, variasi layanan Whatsapp Payment memang masih jauh. Namun jika berbagai tantangan itu bisa diatasi teratasi, Whatsapp Payment akan menjadi momok baru bagi perbankan di India.

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.