Sejarah Perkembangan Social Media dari Masa ke Masa

  • Whatsapp

Sejarah Perkembangan Social Media 

2002 Friendster

Friendster merupakan salah satu pionir Social Media modern. Didirikan oleh Jonathan Abrams pada 22 Maret 2002. Pencapaian tertinggi Friendster adalah 90 juta pengguna yang terdaftar, dan sekitar 60 juta unique visitor setiap bulannya. Sayangnya, pada Juni 2011 Friendster bertransformasi dari Social Media menjadi Social Networksing Game.

2003 LinkedIn

Reid Hoffman mendirikan LinkedIn bukan sebagai Social Media Networking seperti yang lainnya. LinkedIn berbasis pada Professional Networking yang berorientasi pada bisnis

Baca Juga : Tahap untuk Membangun Startup

2003 MySpace

MySpace didirikan pada 1 Agustus 2003 oleh Chris DeWolfe dan Tom Anderson. Kini, MySpace di bawah Tim Vanderhook selaku CEO, dan selebritis papan atas, Justin Timberlake sebagai Co-owner

2004 Facebook

Bermula sebagai situs internal di kalangan Mahasiswa Harvard University, Mark Zuckerberg mengembangkan Facebook sebagai Social Media dengan platform paling lengkap

Baca Juga  Game Android untuk Anak yang Sifatnya Edukasi

2005 Youtube

Didirikan oleh tiga serangkai Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim. Youtube merupakan situs video sharing yang aktif sejak 15 Februari 2005. Pada9 Oktober 2006 Youtube diakuisisi oleh Google sebesar US$ 1,65 miliar dengan pertumbuhan yang sangat cepat.

2006 Twitter

Twitter merupakan Social Media dengan konten singkat dalam 140 karakter. Didirikan pada Maret 2006 oleh Jack Dorsey, Evan Williams, Biz Stone, dan Noah Kaca dan diluncurkan pada bulan Juli 2006. Kini, Twitter digunakan oleh 332 juta pengguna aktif

2007 Tumblr.

Tumblr. merupakan microblogging dan Social Media yang didirikan oleh David Karp pada tahun 2007, dan dimiliki oleh Yahoo! sejak 2013. Kini Tumblr. memilki 282.100.000 blog dari seluruh dunia.

2010 Instagram

Kevin Systrom dan Mike Krieger, meluncurkan Instagram pada Oktober 2010, sebagai aplikasi untuk berbagi foto dan video. Pada April 2012 diakuisisi oleh Facebook senilai US $1 miliar. Instagram kini memiliki sekitar 200 juta pengguna aktif

Baca Juga  Jenis Kamera DSLR Terbaik

 

Sejak awal kemunculannya, Social Media dirancang sebagai wahana untuk berhubungan secara sosial dalam platform digital. Kini, Social Media menjadi sebuah identitas yang merepresentasikan para pemiliknya. Facebook membuktikan, bahwa Social Media bukanlah sekadar tren semata. Sampai saat ini, Facebook masih menjadi pemimpin dalam bisnis digital, bahkan terus mengembangkan inovasi dalam berbagai platform lainnya. Secara historis, Social Media tidak dapat dilepaskan begitu saja dari sejarah telegram, pos, radio, dan telepon. Intinya, manusia dapat saling berhubungan (berkomunikasi,-red) satu sama lain, tanpa harus bertatap muka. Friendster boleh dibilang sebagai pionir Social Media modern.

Situs yang satu ini sangat dekat dengan masyarakat Asia, termasuk Indonesia. Pada tahun pertama, Friendster telah mengumpulkan hingga 1 juta pengguna, dan terus bertambah. Sayangnya, pada Juni 2011 Friendster bertransformasi menjadi Social Networking Game. Lebih mengkhawatirkan lagi, pada 14 Juni 2015 Friendster menutup semua layanannya dikarenakan masalah keuangan perusahaan. Dalam kurun waktu 2000-2010, tercatat ada puluhan Social Media baru yang turut mewadahi sarana bersosialisasi dalam berbagai platform yang ditawarkan. Selain sebagai wahana bersosialisasi, Social Media juga menawarkan hiburan, sarana berbagi foto-video-musik, dan banyak hal lainnya. Hingga saat ini, Facebook masih tetap merajai bisnis Social Media ini dengan sarana yang paling komplit. Facebook bermula sebagai sarana bersosial para mahasiswa Harvard University yang diinisiasi oleh Mark Zuckerberg. Pada 26 September 2006, Facebook mulai diperkenalkan ke publik luas sebagai Social Media. Kini, setelah 12 tahun keberadannya, Facebook memiliki sekitar 1.390 juta pengguna di seluruh dunia, dengan pendapatan sebesar US$ 1.793.000.000

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.