Siklus Ekonomi Adalah ? Berikut Pengertian dan Penjelasannya

  • Whatsapp
Siklus Ekonomi

Siklus Ekonomi Adalah ? Berikut Pengertian dan Penjelasannya

Siklus Ekonomi

Topik mengenai resesi ekonomi sering di dilaporkan di berita dan media, tentunya ini adalah topik yang sering juga menjadi diskusi di antara trader. Hal ini tentunya bisa menimbulkan kecemasan yang tidak perlu dalam trading kita sehari hari. Dalam seri kali ini kita akan membahas apa saja siklus suatu market atau ekonomi, dan dari sini kita bisa membuat keputusan ataupun mengambil pandangan yang lebih bijak dibandingkan hanya mendengar media tanpa jelas apa sebenarnya yang sedang terjadi di dunia perekonomian dan finansial.

Baca Juga : Faktor Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga di Forex

Siklus di market finansial memiliki irama dan pola yang hampir sama, dengan logika dimana ada kenaikan maka akan ada penurunan, dan sebaliknya. Dalam Artikel ini Ekonomi suatu negara adalah siklus yang akan kita pelajari lebih dalam, dan dalam seri ini kita juga akan mendalami topik topik lain seperti inflasi dan kebijakan moneter serta data data ekonomi yang dijadikan acuan bagi pengamat ekonomi dalam memprediksi atau memberikan pandangan yang akan datang tentang kesehatan suatu ekonomi

Komposisi dari Siklus Ekonomi

Ada 4 bagian dari suatu siklus yaitu:
Expansion/ Ekspansi
Peak / Puncak
Contraction / Kontraksi dan juga disebut sebagai Recession/ Resesi
Troughs/ Palung
4 bagian ini untuk lebih gampang di ingat, di ibaratkan dengan 4 musim yang ada, Dimana Expansion/ Ekspansi adalah musim semi dimana kehidupan alam mulai tumbuh settelah musim dingin, dengan Peak/ Puncak yang disamakan dengan musim panas dimana aktifitas meningkat, kemudian di ikuti oleh Contraction/ Kontraksi yang memiliki makna sama dengan musim gugur diakhiri dengan musim dingin yang juga disebut sebagai Troughs/ Palung, dan disaat musim ini sama dengan hewan yang hibernasi, aktifitas ekonomi juga akan lebih lambat dan mulai pelan.

Periode Siklus Ekonomi

Dalam suatu siklus ekonomi yang mengalami 4 kondisi ini, jangka waktunya adalah rata-rata 10 Tahun untuk memulai sampai mengakhiri suatu siklus, dan apabila kita ambil contoh sejarah yang dialami di perekonomian dunia maka terhitung dari tahun 1997 – sekarang, perekonomian dunia sudah mengalami beberapa kali resesi besar yang terjadi, di mulai dari krisis ekonomi asia di tahun 1997-1998, dan sepuluh tahun kemudian krisis keuangan global di tahun 2008. Tentunya bagi pengamat ekonomi tanda tanda krisis keuangan global sudah di mulai dengan adanya subprime mortgage crisis di tahun 2006-2007.

Siklus Ekonomi

Dalam Perekonomian modern, dan terhitung dari 1929-1939, The Great Depression, maka setiap 30 tahun rata rata ekonomi akan menghadapi super cycle, bagi para trader ini mudah di mengerti, bayangkan melihat suatu trend di market dengan kerangka waktu yang berbeda seperti Chart satu Jam (hourly) dan Chart Harian (daily). Ini adalah kesimpulan yang bisa disamakan dengan jangka waktu siklus ekonomi yang berbeda.

Kriteria Siklus Ekonomi

Problem dengan berita dan media adalah keterlambatan informasi, apabila orang awam yang tidak memerlukan antisipasi di pasar, tentunya ini bukanlah masalah. Tetapi bagi seorang investor atau trader, antisipasi suatu perubahan di siklus ekonomi adalah sangat penting dan antisipasi suatu kondisi atau krisis ekonomi berikutnya tidak akan didapat dari berita yang memberitakan sesuatu setelah itu terjadi atau sedang terjadi. Disinilah kita akan melihat kriteria siklus ekonomi secara individu agar bisa lebih baik dalam mengantisipasi potensi perubahan yang akan terjadi di market.

Kriteria Expansion/ Ekspansi

Pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP) atau dalam bahasa indonesia, Produk Domestik Bruto (PDB) pada tingkat 2% sampai 3%
Tingat Inflasi didekat target (biasanya 2%-3%, AS, EROPA dan Inggris memiliki target di 2%)
Tingat Pengangguran di kisaran 4.5% sampai 6%
Pasar Saham dan ekuitas sebagai indikator berada dalam pasar bullish

Kriteria Expansion/ Ekspansi

Perkembangan ekonomi mulai melambat
Pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP) atau dalam bahasa indonesia, Produk Domestik Bruto (PDB) berada diatas 3%
Tingkat Inflasi diatas 2%
Tingkat pengangguran rendah dan stabil
Pasar Saham dan ekuitas sebagai indikator masih berada di dalam pasar bullish dan bahkan mungkin terus mencetak level tertinggi yang baru

Kriteria Contraction/ Kontraksi atau sering juga disebut sebagai Recession/ Resesi

Juga disebut sebagai resesi
Pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP) atau dalam bahasa indonesia, Produk Domestik Bruto (PDB) berada dibawah <2%
Tingkat pengangguran diatas >5% dan terus meningkat
Pasar Saham dan ekuitas sebagai indikator memasuki pasar Bearish
Resesi Statis/Normal Setidaknya 6 Bulan berada dalam Kontraksi PDB/ GDP
Metrik ini adalah penurunan PDB Triwulanan 2 kali berturut-turut
Tidak lagi digunakan di AS setelah Krisis Keuangan Global dan Ekonomi besar selama Pandemi COVID-19
Sebagi Contoh sejarah Krisis Keuangan Global di tahun 2007-2009 juga di sebut sebagai The Great Recession (Global Financial Crisis dan Subprime Mortgage Crisis)
Resesi Ekonomi adalah berbeda dengan Depresi Ekonomi

Kriteria dimana Resesi Ekonomi Menjadi Depresi Ekonomi

Sama seperti resesi dengan tambahan berikut
PDB/ GDP mengalami penurunan setidaknya 10%
Pengangguran Di atas 10% dan terus meningkat
Produksi Turun Secara Signifikan
Memiliki jangka waktu yang jauh lebih besar

Kriteria Trough/ Palung

Kontraksi menyebabkan peningkatan permintaan karena produk lebih murah
Output produksi meningkat
Jumlah pengangguran menurun
Ini adalah awal dari siklus ekonomi baru
Pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP) atau dalam bahasa indonesia, Produk Domestik Bruto (PDB) adalah bagian utama untuk mengukur pertumbuhan suatu ekonomi dan seiring waktu akan selalu meningkat dan sambil menjalani siklus ekonomi seperti diatas, tentunya ini hanyalah satu faktor dalam pengelolaan ekonomi, ada juga beberapa lembaga pemerintahan yang memiliki kewenangan lebih besar dalam penanganan suatu ekonomi dan ini akan di bahas di artikel selanjutnya dalam topik Inflasi dan Kebijakan Moneter

Sumber : Tim OctaFx

Kesimpulan
Tanggal
Judul
Siklus Ekonomi Adalah
Rating
51star1star1star1star1star
Product Name
Siklus Ekonomi Adalah
Price
USD 100
Product Availability
Available in Store Only
Baca Juga  Tablet, HP Asus Zenpad Terbaru, 7 ,8, 10 Inch, Zenfone 5 & 6

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.