Inilah Alat Teknologi Game di Masa Depan

  • Whatsapp

Alat Teknologi Game di Masa Depan

Kontroler video yang panjang. Tengok saja perbedaan game memiliki sejarah antara joystick sederhana satu tombol milik Atari 2600 dan kontroler DualShock 4 milik PS4 dengan 12 tombol digital, dua stick analog, dua trigger analog, d-pad, sensor gerakan, dan bahkan touchpad kapasitif. Tapi kontroler video game di masa depan kemungkinan tidak mirip dengan kontroler genggam tradisional. Alih-alih menggerakkan d-pad atau stick analog untuk aksi berbasiskan tangan, bayangkan Anda menggerakkan tangan dan jari. Knuckles – kontroler VR berbasis genggaman terbaru dari Valve – menggunakan sensor kapasitif pada kontroler untuk melacak setiap jari sehingga kontroler bisa membedakan gerakan yang Anda lakukan. Harga iPhone Termurah 2018 Resmi iBox Distributor Indonesia

Ia juga dilengkapi dengan tali pengikat sehingga Anda bisa “melempar” sesuatu tanpa harus merusak layar TV. Gaming juga akan lebih aktif di masa depan karena para pengembang mencoba meningkatkan kesan realisme dengan cara membuat Anda bergerak. Misalnya, Virtuix Omni. Mesin gaming ini menempatkan tread mill di tengah sehingga seberapa banyak dan cepat Anda bergerak di dunia nyata bisa secara akurat tercermin di dunia game. Kita juga akan melihat sensor di wearable yang ditambahkan pada dunia gaming. Misalnya, rompi gaming KORFX Haptic. Alat ini akan memberikan getaran kepada bodi sesuai dengan audio yang berasal dari game, sehingga Anda akan benar-benar merasakan, melihat, dan mendengar apa yang terjadi di dalam game. Gaming VR akan menjadi kian komunal karena backpack PC seperti HP Omen X dan XMG Walker akan membuat kita tidak lagu harus terhubung ke komputer atau mesin gaming dengan antrian panjang di belakang Anda. Game Balap Android IOS Terbaik Mode Offline dan Online

Baca Juga  Cara Format Hardisk External Flash Disk Agar Berhasil

 

“GAMING JUGA AKAN LEBIH AKTIF DI MASA DEPAN KARENA PARA PENGEMBANG MENCOBA MENINGKATKAN KESAN REALISME DENGAN CARA MEMBUAT ANDA BERGERAK.”

 

Tidak terikat oleh kabel daya juga berarti lebih banyak orang bisa turut bersenang-senang secara sekaligus sehingga ke depannya bakal ada arena gaming VR. Zero Latency VR telah menjalankan fasilitas serupa di Australia dan untuk memainkan game kustom mereka, Anda dan kelompok berisi delapan pemain dibekali dengan backpack PC, headset VR, dan (multitasking) senjata untuk membunuh zombie padahal secara fsik Anda berada di ruangan kosong. Virtual reality “Free-roam” akan menjadi tren di masa mendatang. Mampu melakukan high-fve secara fsik dengan sesama partisipan di dunia virtual, atau menembak musuh saat Anda beradu punggung dengan kawan tentunya akan membuat dunia virtual terasa realita Netbook Gaming 11.6 12 inch Terbaik Asus HP Lenovo

Baca Juga  Harga Spesifikasi Smart TV Xiaomi Mi TV 4a 43

 

Teknologi Game 3 Dimensi Era Sebelumnya :

  • NINTENDO VIRTUAL BOY (1995)

Sebuah sistem 3-D Virtual Reality monokromatik merah, Virtual Boy menciptakan ilusi kedalaman dengan memanipulasi parallax. Namun, cara tersebut juga membuat mata sakit, leher kaku, dan beberapa kasus, sakit kepala berat, sehingga hanya 14 game yang dibuat sebelum Nintendo menghentikannya.

  • ATARI LYNX (1989)

Jika bukan karena popularitas Nintendo Game Boy, Atari Lync bisa merebut pasar gaming portabel. Ia merupakan konsol game genggam pertama dengan LCD warna dan desain ambidextrous. Ia juga memungkinkan zooming dan scaling, memberikan efek 3D realistik di masanya.

  • NOKIA N-GAGE (2003)

Masuknya Nokia ke dalam gaming tidak diikuti dengan desain terbaik. Sulit untuk berganti game dan menjalankan fungsinya dengan buruk sebagai ponsel, tapi N-Gage merupakan ponsel pertama yang bisa menjalankan game di luar Snake dan Tetris.

Baca Juga  Powerbank Kapasitas 8000 mAh untuk Samsung Xiaomi iPhone

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.