Inilah Pesaing iPhone X dari Google dengan Harga Murah

  • Whatsapp

Pesaing iPhone X dari Google dengan Harga Murah

Dua bulan lalu, saya menerima pengiriman Google Pixel 2 XL dari Google Store di A.S. Saya memutuskan untuk menjadikan Pixel 2 XL sebagai smartphone baru daripada alternatif yang lebih baik seperti Apple iPhone X atau Samsung Galaxy Note8. Anda mungkin sudah mendengar tentang kendala yang menghantui smartphone unggulan Google terbaru ini; layar menampilkan warna kebiruan, tampak noise, menampilkan “corengan hitam” pada kecerahan rendah, dan beberapa unit disebutkan mengalami layar berkedip. Saya sudah mengetahui tentang seluruh kendala tersebut saat memutuskan untuk membeli. Memang terlihat bodoh. Saya bahkan merogoh kocek lebih dalam saat memilik model 128 GB. Apakah saya seorang penggemar berat Google yang bisa menerima kekurangan smartphone ini? Ya dan tidak. Saya pernah memiliki Pixel XL generasi pertama dan menyukainya sehingga sudah mengincar penerusnya bahkan sebelum dirilis. Tapi saya juga seorang reviewer teknologi sehingga memahami bahwa Pixel 2 XL bukanlah smartphone terbaik yang bisa dibeli di 2017. Bahkan, tidak ada yang lebih kecewa selain saya saat melihat betapa dekatnya Google untuk menghadirkan smartphone sempurna. Pixel 2 XL memperbaiki banyak keluhan yang saya miliki saat menggunakan Pixel generasi pertama. Kini mengusung IP67, bezel relatif tipis, dan layar lebar 18:9. Dan saat banyak pabrikan menggunakan material kaca di bagian belakang, Pixel 2 XL merupakan salah satu dari segelintir smartphone yang menggunakan bodi metal.

Baca Juga :

Inilah iPhone Tercanggih Saat ini, Iphone X

 

Baca Juga  Mobil Mercedes Benz yang Baru Rilis Tahun ini

Yang menjadi alasan saya tetap bertahan dengan keputusan untuk membeli Pixel 2 XL adalah pengalaman menyenangkan Android standar yang hanya bisa dihadirkan Google. Mengapa tidak memilih Pixel 2 5 inci yang kecil? Saya menginginkan area layar lebih besar yang ditawarkan smartphone 18:9, sehingga pilihan sudah ditentukan. Ada smartphone lain yang menjalankan Android standar, seperti Razer Phone dan Essential Phone. Smartphone Essential Phone terlihat menarik, tapi seperti halnya Razer Phone, ia terkendala oleh kamera yang biasa saja. Ada pula Nokia 8 yang merupakan smartphone solid tapi sayangnya terlihat membosankan saat disandingkan bersama smartphone unggulan lain. Mengapa saya sangat peduli dengan smartphone yang menjalankan Android versi standar? Sebagian karena saya kurang menyukai sistem operasi Google versi kustom para pabrikan. Ini murni tentang pilihan pribadi dan saya yakin tidak semua versi kustom buruk. Antarmuka Samsung TouchWiz mengalami banyak peningkatan dan bisa dibilang kian menarik saat ini. Android versi kustom terkadang menyediakan ftur berguna. Huawei memungkinkan Anda untuk mengganti posisi tombol back dan menu yang sangat memberikan kenyamanan. Tapi Android versi Google tetap terlihat dan terasa paling baik. Ia juga paling cepat dan bersih dari software bawaan pabrikan (bloatware).

Baca Juga  Inilah Laptop 14 inch Harga 2 Juta

 

Saat menyeting smartphone Google untuk pertama kalinya, semua terlihat bersih tanpa aplikasi yang mengganggu. Lalu ada masalah pembaruan. Tidak ada pabrikan smartphone yang memberikan pembaruan Android bulanan dengan perbaikan bug dan patch keamanan terbaru. Saat mendengar adanya rongga keamanan seperti KRACK yang memengaruhi seluruh smartphone Android versi Marshmallow ke atas, Anda tentunya ingin mendapatkan perbaikan segera. Google bisa melakukannya dengan baik sehingga Anda tidak perlu menunggu perbaikan dari pihak ketiga. Mirip seperti pengalaman menggunakan perangkat Apple, tapi di Android, bahkan smartphone lain yang menjalankan Android versi standar sekalipun tidak secepat smartphone besutan Google saat mendapatkan pembaruan. Pada akhirnya, mendapatkan pengalaman Android terbaru dan terbaik lebih penting bagi saya daripada mendapatkan hardware terbaik. Untuk sementara, saya telah melakukan pembaruan ke Android 8.1 dan sedang menikmati Google AR Stickers. Selain itu, kamera Pixel 2 XL sungguh memikat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.