Berapa uang saku ideal untuk Anak TK dan SD

  • Whatsapp
[Total: 0    Average: 0/5]

Berapa uang saku ideal untuk Anak TK dan SD

Uang Saku Untuk Si kecil Melalui uang saku, Si Kecil bisa belajar mengelola keuangan. Berapa usia yang tepat untuk memberikan uang saku pada Si Kecil?

Kebanyakan orang tua menganggap uang saku untuk Si Kecil bukanlah hal yang penting. Padahal, memberikan uang saku bisa menjadi salah satu cara bagi Moms untuk memperkenalkan uang pada Si Kecil. Sekaligus juga mengajarkannya untuk mengelola uang sejak dini. Untuk itu, sebaiknya orang tua memberikan pemahaman dan pengertian yang tepat pada Si Kecil, sehingga ia dapat mengelola uangnya dengan baik. Apabila ia sudah terbiasa mengelola uang sedari kecil, maka kelak ia bisa mengelola uang dengan baik. Lalu, kapan saat yang tepat untuk memberikan uang saku pada Si Kecil? Apabila Si Kecil sudah dapat diajak berbicara dan berdiskusi mengenai sebab akibat, maka ia sudah dapat diberikan uang saku. Biasanya di usia 5 tahun atau telah memasuki Sekolah Dasar.

Baca Juga  Boleh Ga Sih Memberi Bedak Pada Bayi ?

Pada masa ini, anak sudah mulai dapat diajak berdiskusi dan mampu mengetahui nilai. Tahap ini juga dianggap tepat karena merupakan awal bagi Si Kecil memasuki tahapan baru sebagai siswa Sekolah Dasar. Di masa-masa ini juga, orang tua masih bisa mengarahkan Si Kecil. Berikan pengertian pada Si Kecil mengenai apa itu uang, fungsi uang, bagaimana kita bisa mendapatkan uang, mengapa ia diberikan uang saku, dan hal-hal lain. Selain itu, harus dibuat kesepakatan, hal-hal apa saja yang diperbolehkan dan dilarang untuk dibeli dengan uang sakunya. Jika Si Kecil sudah memahami nilai uang, maka Si Kecil bisa berlatih mengelola uang saku dengan memilih sendiri prioritasnya. Besaran uang saku tiap anak berbedabeda, sesuai dengan peruntukannya. Jika untuk jajan, maka lakukan survei terlebih dahulu mengenai jajanan di sekitar sekolah anak. Jika hanya ingin memperkenalkan uang dan mengajarkan pengelolaan uang, libatkan anak untuk memilih kebutuhan uang sakunya. Diskusikan bersama besaran uang saku yang diterima anak tiap harinya.

Baca Juga  Cara Mengetahui Bakat Anak

 

“Sebagai blogger, jam kerja saya tidak terikat waktu & tempat, jadi saya bebas melakukan kapan saja dan di mana saja. Prioritas saya adalah anak, tetapi saya sudah mengatur jadwal untuk mengerjakan blog dan social media. Di pagi hari sebelum Si Kecil bangun, saya sudah membuat daftar rencana foto untuk social media. Di sore atau malam hari baru saya kerjakan artikelnya. Jika perlu hadir ke suatu acara, saya kadang membawa anak. Biasanya acara di mall dan durasinya singkat. Kalau tidak bisa, saya menitipkan anak di daycare milik teman yang saya percaya.” Mira Damayanti, 29, Blogger dan ibu dari Ravasko Ibrahim,

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.