Teknik Pernafasan Saat Angkat Beban

 Kesehatan dan Gaya Hidup

Teknik Pernafasan Saat Angkat Beban

Ada beberapa komponen utama dalam olahraga angkat beban yang perlu diperhatikan, yaitu peregangan, pemanasan, dan teknik yang tepat, termasuk teknik pengaturan napas. Teknik pernapasan yang tepat akan meningkatkan kekuatan, menghindarkan kita dari cedera, dan mencegah kecelakaan fatal saat berolahraga. Meski terkesan sederhana, tidak banyak orang yang tahu teknik bernapas yang benar saat melakukan latihan angkat beban. Biasanya, saat mengangkat beban, seseorang akan menarik napas dalam-dalam dan menahannya saat melakukan angkatan. Dan, saat menurunkan beban, dia akan membuang napas.

teknik-pernafasan-saat-angkat-beban-1



Ternyata, teknik itu salah. Mengapa? Saat menahan beban, otot-otot akan berkontraksi dan pembuluh darah akan tertekan sehingga aliran darah jadi tak lancar. Itu membuat jantung bekerja lebih keras dan tekanan darah akan naik. Jika seseorang mempunyai riwayat kelainan jantung atau penyakit kardiovaskuler, maka kondisi ini akan berbahaya bagi kesehatannya – bahkan, jiwanya. Risiko kesehatan itu berpotensi terjadi karena saat aliran darah terjepit, darah akan mendesak pembuluh-pembuluh darah sehingga memungkinkan pecahnya pembuluh darah. Tak hanya itu, tekanan darah yang tinggi itu juga akan berpotensi mendesak paru-paru dan mengakibatkan tekanan balik pada jantung.

Baca Juga  Tips Mengatur Keuangan Keluarga dengan Baik dan Benar

 

Kondisi itu membuat jantung terpuntir. Jika dibiarkan berlarut-larut, pembuluh-pembuluh darah yang berhubungan dengan jantung pun akan menyempit sehingga tekanan darah meninggi secara permanen. Lakukan teknik pernapasan yang benar saat mengangkat beban, yaitu dengan membuang napas saat mengangkat beban dan menarik napas saat menurunkan beban. Hal ini membuat paru-paru Anda mengempes sehingga aliran darah akan lebih mudah mengalir. Tak hanya momentum menarik dan membuang nafas yang penting, teknik menarik napas melalui hidung dan mengeluarkannya melalui mulut tak kalah penting. Menarik napas melalui hidung memungkinkan udara yang masuk ke paru-paru lebih bersih karena disaring terlebih dahulu oleh bulu hidung. Setelahnya, barulah dikeluarkan secara lebih leluasa melalui mulut.

Baca Juga  Contoh Desain Kolam Renang dan Lantainya

Artikel yang kamu Cari ga ktemu? Cari disini. Teknorus.com

Author: 

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.