Tips Meraih Kesuksesan Berkarir di Usia Muda

  • Whatsapp

Tips Meraih Kesuksesan Berkarir di Usia Muda

 

Career Notes kali ini terkait dengan prinsip yang selama ini jadi pegangan saya, dan mudah-mudahan kepraktisannya bisa menjadi inspirasi bersama? Saya dibesarkan oleh orang tua yang suka bermain tenis dan dikon disikan untuk ikut ke lapangan, awalnya bukan untuk berlatih, tapi untuk ambil bola, he-he-he. Well, no complain. It was fun. Dalam perjalanan hidup, entah mengapa penghayatan akan per mainan te nis itu semakin muncul dengan sendirinya, sampai suatu saat saya mendapatkan A-ha mo ment, yaitu “lebih baik fokus me menangkan bola demi bola, bukan langsung mentargetkan memenangkan pertandingan”.

Dasar pemikirannya sederhana, think big kadang kala bikin lebih stress dan jadi nggak fokus pada langkah-langkah kongkrit yang harus dikerjakan dengan sebaik-baiknya? Mengapa memenangkan bola, bukan pertandingan? Apa maksudnya memenangkan bola? Dalam tenis saya biasanya akan fokus untuk memenangkan satu bola demi bola, dan tidak mau memikirkan memenangkan pertandingannya dulu. Saya mau fokus pada tantangan nyata saat itu.? Jadi saat servis saya akan fokus agar bola kita pukul dengan keras, cepat melesatnya, dan jatuh di titik yang sulit terjangkau sehingga tidak bisa dikembalikan lawan.

Baca Juga  Contoh Usaha Makanan Ringan Unik

Demikian juga saat lawan yang servis, seberapa jauh kita fokus untuk bukan sekadar bisa mengembalikan bola, namun bahkan mematahkan servis lawan dengan membuatnya tidak bisa menjangkau pengembalian bola dari kita. Saat bola berhasil kita raih, poin kita menangkan. Saat poin demi poin kita raih, game kita menangkan. Saat game demi game kita raih, pertandingan kita menangkan. Namun kalau sejak awal saya fokus pada memenangkan pertandingan, lebih besar pressurenya buat saya dan bisa mempengaruhi pola permainan saya. Apa kaitannya dengan dunia kerja? Apa kaitannya dengan keseharian kita sebagai profesional? Tanpa disadari kadang-kadang kita hanya mau hasil akhirnya dan melalaikan bahwa setiap langkah yang kita lakukan bisa mempengaruhi hasil akhir tersebut.

Baca Juga  Kevin Aprilio Menikah ? Kapan ?

Saat meeting dengan klien untuk proses pitching sebuah proyek, apa saja bola-bola yang harus dimenangkan terlebih dahulu? Seberapa jauh “bola” data yang kita kumpulkan sudah tajam dan dapat diandalkan? Seberapa dalam “bola” pemahaman kita terhadap permasalahan dan kondisi klien? Seberapa jauh “bola” konten proposal kita dalam menjawab kebutuhan klien? Seberapa dalam dan nyaman “bola” hubungan yang sudah terbina dengan klien? Pertanyaan yang sama terkait dengan bola-bola apa saja yang harus dimenangkan juga bisa diaplikasikan untuk berbagai kondisi, seperti saat mau dipromosikan, saat ingin punya start-up bisnis yang sukses, saat ingin melanjutkan pendidikan lagi, dan lain-lain.

Apa yang harus dilakukan untuk bisa memenangkan bola? Bola-bola yang bisa dan perlu dimenangkan itu begitu bertebarannya dalam rutinitas kita sehari-hari. Jadi langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan dengan tajam bola-bola apa saja yang harus difokuskan. Jangan sepelekan setiap bola, karena sekali lagi bolabola itu akan menentukan hasil akhir. Kedua, seperti layaknya olahraga, practice makes perfect! Terus tingkatkan kualitas diri untuk bisa memenangkan bola itu sebaikbaiknya, dengan upaya seefisien mungkin. Yang keren adalah upayanya terasa eortless, namun hasilnya luar biasa, karena ada strategi jitu yang diterapkan dalam memenangkan bola tersebut.

Baca Juga  Pengalaman Beli Sepeda Motor dengan Uang Receh

Terakhir, bersainglah dengan diri sendiri. Buat standar yang membuat kita bukan sekedar memenangkan bola, namun juga memenangkannya “in style”. Buat stakeholders kita bisa melihat “signature”, “trademark”, atau kekhasan kita dalam melaksanakan pekerjaan kita. Why? Because the excellence is within us, and we don’t settle for the mediocre. Good luck good people.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.