Sejarah Wortel Oranye

  • Whatsapp

Sejarah Wortel Oranye

 

Umumnya saat ini kita mengenal wortel sebagai sayuran yang memiliki warna oranye atau jingga. Padahal sebenarnya wortel memiliki berbagai macam warna seperti kuning, merah, hitam, bahkan putih. Nah, mengapa warna wortel yang populer umumnya oranye? Awalnya sayuran yang kaya vitamin A ini pertama kali ditumbuhkan di Afghanistan kemudian menyebar ke Mediterania bagian timur sekitar satu milenium lalu. Warnanya ungu. Sejak tahun 1100, wortel ini menyebar ke Spanyol, negara-negara Eropa lainnya, hingga Tiongkok. Di saat wortel ungu masih tenar di Asia dan Timur Tengah, wortel oranye mulai hadir di Italia, Spanyol, dan Jerman. Tepatnya pada abad ke-16 hingga 17.

Baca Juga  Begini Cara Agar Rasa Coklat Tetap Awet

Kehadiran warna oranye rupanya tak terpisahkan dari keberadaan para petani Belanda. Mereka menumbuhkan beragam warna wortel, dari ungu, kuning, juga putih. Baru sekitar abad ke-17 mereka mengembangkan wortel dengan kandungan beta-karoten yang tinggi, sehingga warnanya oranye. Kita tahu, oranye adalah warna yang menjadi simbol bangsa Belanda. Contohnya seragam tim sepakbola nasional mereka. Sejarah juga mencatat kiprah William of Orange yang memimpin pemberontakan rakyat Belanda terhadap Spanyol di akhir abad ke-16. Ketika akhirnya merdeka, Republik Belanda menggunakan warna itu sebagai identitas nasional. Entah bagaimana warna ini berhasil mengganti popularitas wortel berwarna ungu. Bisa jadi karena wortel jenis ini lebih mudah ditumbuhkan atau warna terang yang terlihat lebih enak saat dimasak.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.