Manfaat Talas untuk Kesehatan

 Lain-Lain



[Total: 0    Average: 0/5]

Manfaat Talas untuk Kesehatan

Kita, orang Indonesia, terbiasa makan nasi – mungkin sudah mengalami ketergantungan pada nasi. Padahal, ada jenis umbi-umbian yang dapat menggantikan peran nasi sebagai sumber karbohidrat, bahkan mempunyai manfaat lebih banyak. Umbiumbian itu adalah talas. Talas (Colocasia esculenta) memiliki kandungan karbohidrat hampir sama dengan nasi, yaitu ± 35 gr/100 gr. Plus, talas mengandung beragam vitamin, mineral, dan serat. Berikut beberapa manfaat mengonsumsi talas. Cermati manfaat berikut:

manfaat-talas-untuk-kesehatan



  • Menjaga sistem kardiovaskuler, meningkatkan kekebalan, melindungi kulit dan meningkatkan kesuburan.

kandungan Vitamin e yang tinggi dalam talas berperan sebagai antioksidan yang dapat mencegah penyakit kardiovaskuler. Dalam presentase Recomended Daily Allowance (RDA) atau Reference Daily intake (RDi) 0 -100%, yaitu asupan vitamin yang dianjurkan tiap hari, Vitamin e dalam talas mencapai 20%, Manfaat tambahan yang bisa Anda dapatkan adalah: membantu meningkatkan sistem imun tubuh, melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet dan peradangan, dan meningkatkan kesuburan.

Baca Juga  Ide Bisnis Francise Playgroup yang Menguntungkan

 

  • Mempercepat proses penyembuhan

kandungan Vitamin C dalam talas sebesar 5 gr /100 gr (sekitar 10% RDA) dapat membantu mempercepat penyembuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin C juga membantu menghambat efek penuaan dini akibat pengaruh radikal bebas.

 

  • Memperlancar pencernaan

Dalam 100 gr talas, terdapat 5 gr serat. itu setara dengan 25% kebutuhan serat harian. Serat dapat membantu sistem pencernaan dengan meningkatkan kemampuan gerak peristaltik usus, meningkatkan fungsi digestif, dan menaikkan produksi bakteri baik di saluran pencernaan.

 

  • Menurunkan risiko penyakit jantung dan hipertensi

Talas kaya serat larut air yang dapat mengikat kolesterol dan mengeluarkannya melalui feses. efeknya, kadar kolesterol dalam tubuh akan normal sehingga risiko penyakit jantung dapat dicegah. kandungan magnesiumnya dapat mencegah terjadinya hiperkontrasi di otot jantung, sehingga mencegah kelainan otot jantung, peningkatan tekanan darah, pembentukan aterosklerosis, dan serangan jantung. Mineral fosfor dalam talas juga membantu mencegah terjadinya nyeri dada dan disfungsi irama jantung. kandungan kalium pada talas (10% RDA) merupakan salah satu mineral yang penting dalam mencegah terjadinya hipertensi.

Baca Juga  Cara Pengambilan dan Pengolahan Minyak Bumi

 

  • Aman untuk penderita diabetes

Dengan indeks glikemik rendah, yaitu 53, glukosa dalam talas akan diolah tubuh secara lambat sehingga tidak melonjakkan kadar gula darah. ini menunjukkan bahwa talas relatif aman dikonsumsi untuk penderita diabetes mellitus. Talas juga bersifat gluten free protein, sehingga cocok dikonsumsi bagi penderita celiac atau orang yang sensitif terhadap gluten

 

Olah Secara Tepat!

Talas mentah mengandung kalsium oksalat yang bersifat tidak larut sehingga dapat mengendap di ginjal dan menyebabkan batu ginjal. oleh karena itu, cuci talas dengan air yang dicampur soda kue atau merendamnya semalaman dalam air sebelum dimasak. getah talas juga dapat menimbulkan rasa gatal pada tenggorokan. Untuk mengantisipasinya, kupas talas hingga benar-benar besar kulitnya bersih dan rendam dalam air garam selama 30 menit.

Artikel yang kamu Cari ga ktemu? Cari disini. Teknorus.com

Author: 

Halo Gan. Selamat Datang di Teknorus.com . Btw Kenalin Nama Ane danang, udah lama sih jadi admin di teknorus. cuman postingnya masih banyakan admin alfi. Hehe. Hobi : Menulis, fotografi dan umm.....

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.