Pentingnya Likuiditas dalam Perdagangan Forex

  • Whatsapp

Pentingnya Likuiditas dalam Perdagangan Forex

 

Ada banyak alasan yang menjadikan bursa forex terkenal. Salah satunya adalah tingginya likuiditas yang ditawarkan bursa ini. Berdasarkan laporan triwulan yang dikeluarkan Bank of International Settlement pada 2016, terdapat kurang lebih $5.1 triliun transaksi harian yang terjadi di bursa ini. Likuiditas yang sedemikian tinggi tentunya dapat berdampak ganda, baik keuntungan maupun kerugian dalam jumlah besar. Oleh karena itu, penting bagi setiap pihak untuk memahami likuiditas beserta dampaknya pada dunia forex.

Gambaran Umum Likuiditas

Menurut salah satu situs Forex trading, yakni https://trade-in.forex/id/, likuiditas diartikan sebagai kemampuan mata uang untuk diperdagangkan berdasarkan permintaan pasar. Tidak semua mata uang memiliki likuiditas yang sama. Penurunan tingkat likuiditas dapat terjadi akibat perubahan aktivitas trader di bursa valas.

Baca Juga  Kamera Anti Air Terbaik Tahun ini Harga Murah

Di bursa valas, likuiditas tinggi merujuk pada pasangan mata uang yang dapat diperjualbelikan dalam volume sangat besar tanpa melibatkan variansi tinggi atas nilai kurs. Likuiditas seperti ini biasanya melekat pada pasangan mata uang mayor seperti NZD/USD, GBP/USD, AUD/USD, maupun pasangan mata uang mayor lainnya.

Sementara itu, likuiditas rendah melekat pada pasangan mata yang yang tidak bisa diperjualbelikan dengan leluasa dan jumlah besar, tanpa mempengaruhi nilai kursnya. Salah satu contohnya adalah PLN/JPY yang tergolong pasangan mata uang eksotis.

Mengamati Likuiditas

Likuditas memiliki dampak yang besar terhadap bursa valas. Hal ini karena bursa yang memiliki likuiditas rendah atau bahkan tidak ada sama sekali akan mengalami pergerakan kacau karena volume transaksi dapat berbeda signifikan dari waktu ke waktu. Sementara itu, ketika sebuah bursa mengalami likuiditas yang tinggi, hal ini akan berdampak pada aktivitas transaksi maupun perubahan nilai tukar yang relatif mulus. Bursa semacam ini juga memberikan keuntungan bagi trader karena risiko yang ada jauh lebih mudah untuk dikendalikan daripada bursa dengan likuiditas rendah.

Baca Juga  Smartphone dengan 3 Kamera Belakang Harga 5 Jutaan

Adapun beberapa tanda yang dapat digunakan untuk mengenali pasar forex dengan likuiditas tinggi adalah sebagai berikut.

Volume transaksi

Sebuah pasar dapat dikategorikan memiliki likuiditas yang baik apabila di pasar tersebut terjadi transaksi dalam kurun waktu 24 jam sehari. Pada pasar seperti ini, rentang harga yang terjadi dapat ditekan karena adanya aktivitas transaksi yang terus menerus. Kondisi ini turut mempermudah trader untuk melakukan transaksi setiap saat dengan leluasa.

Sebaliknya, pasar yang mengalami transaksi hanya pada waktu-waktu tertentu sepanjang hari seperti pasar Ekuitas AS atau Bursa Berjangka cenderung memiliki likuiditas yang lebih rendah karena nilai aset dapat berubah cepat dari waktu ke waktu.

Baca Juga  10 Fitur Rahasia Whatsapp

Indikator likuiditas pasar

Di beberapa pialang atau platform, trader dapat memperoleh akses untuk melihat volume transaksi yang telah terjadi. Informasi ini dapat pula digunakan selanjutnya untuk menentukan likuiditas pasar. Dengan melakukan analisis terhadap grafik yang ditampilkan, para trader dapat menentukan tingkat likuiditas pasar tersebut.

Setiap grfik volume mewakili jumlah transaksi yang terjadi dalam rentang waktu tertentu. Hal inilah akan menginformasikan trader taksiran umum terkait likuiditas pasar tersebut. Terkait hal ini, perlu diketahui bahwa sebagian besar pialang hanya menampilkan data likuiditas menggunakan data mereka. Hal ini berarti ketika Anda disuguhkan dengan likuiditas, data tersebut tidak serta merta menggambarkan likuiditas pasar forex secara keseluruhan. Meski demikian, data yang ada dan diberikan pialang Anda dapat digunakan sebagai rujukan untuk mengetahui gambaran umum likuiditas pasar forex.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.