Konsumsi BBM Xpander Cross AT, SUV Terbaik yang Irit BBM

  • Whatsapp

Konsumsi BBM Xpander Cross AT – Saat menerima tantangan untuk menjajal varian terbaru dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), tentunya tak kami sia siakan Selain pernah ngetes saudaranya, mulai dari Xpander Ultimate higga tipe di bawahnya, penasaran juga ingin tahu keandalan varian yang bisa disebut crossover MPV ini. Kebetulan momennya pas pergantian tahun pula, sehingga kami memutuskan untuk mengajaknya heng out ke luar kota bersama keluarga. Sebab dibanding saudara-saudaranya, ia tak hanya beda di tampilan, melainkan juga dibikin lebih jangkung lewat pemakaian roda berdiameter 17 inci, dan mendapat settingan ulang di kaki-kaki. Nah, seperti apa rasa berkendaranya, baca terus sampai habis ya!

KENYAMANAN & HANDLING

Xpander Cross yang kami gunakan ini bertransmisi otomatis (A/T) 4-percepatan. Kebetulan dipinjamkan varian berwarna Sterling Grey Metallic A/T, yang dibanderol Rp 280.700.000 on the road DKI Jakarta. Kesan lega seperti saudara-saudaranya, masih terasa saat kami berada di balik kemudi. Namun dengan jok berlapis warna gelap pada pinggirannya dan bagian head rest, namun di bagian tengah dikombinasi warna cokelat bermotif kotak-kotak (dual leather tone), membuat aura kabin terkesan lebih mewah. Tak sabar,OTOMOTIF yang punya tinggi badan 165 cc segera mengatur posisi jok yang ideal lewat tuas yang ada di sebelah kanan (reclining) dan depan jok (untuk majumundur). Tak lupa posisi setir ikut diatur senyaman mungkin, baik secara tilt maupun teleskopik. O iya, ini salah satu ftur menarik untuk sebuah mobil keluarga. Setelah pandangan ke depan kami rasakan nyaman Visibilitas ke arah depan sangat baik. Kabin yang terkesan mewah membuat perjalanan jadi nyaman, kami langsung cuss.. menuju Anyer, Banten. “Joknya empuk yaa.. lapang juga nih kakiku. Enaknya lagi, gampang naruh minuman,” kagum ibu mertua tester OTOMOTIF yang duduk di jok baris kedua.

Meski di dalam kabin berisi 3 penumpang dewasa dan 1 anak kecil, kami coba merasakan kemampuan akselerasi mobil ini di sepanjang tol JakartaMerak. Kebetulan saat itu kondisi jalan tol arah Merak lagi lenggang. Hemmm.. tarikan mobil masih terasa enteng hingga berlari 120 km/jam. Laju Xpander Cross yang mengusung profl ban 205/55R17 ini juga terasa stabil. Kami tidak rasakan ada gejala melayang maupun limbung. Mungkin ini berkat perubahan pada suspensinya, yaitu dengan menambahkan rebound spring. O iya, teknologi sokbrekernya sendiri dibuat seperti punya Lancer Evolition loh. Nah, berkat penyetelan ulang pada rebound spring tadi, baik saat melewati marka kejut maupun melaju kencang di jalan yang agak menikung, lari mobil kami rasakan tetap stabil. Buktinya semua penumpang tidur sampai fnish di Anyer,hehehe… “Bantingan suspensinya enakan ini ya, tetap lembut meski lewat jalanan berbatu dan tanah bergelombang,” puji Suklas, seorang off-roader asal Banten yang ikut merasakan mobil ini saat kami bawa ke area bekas tambang galian tanah. O iya, dalam perjalanan menuju Anyer, hujan turun sangat deras. Ketika melintas di jalur lingkar luar Cilegon menjelang malam, kami melewati beberapa kawasan yang jalannya tergenang air. Nah, berkat ftur baru pemakaian LED pada headlamp dan foglamp, meski di kondisi minim cahaya, kami tetap dapat melihat kondisi di depan maupun jalan dengan cukup jelas.

Baca Juga  Kecanggihan dan Spesifikasi Mobil Audi A8 | Mobil Sedan Mewah Prabowo

PERFORMA

Masih sama kayak saudaranya, soal performa mesin masih sama. Dapur pacu berkode 4A91 yang diusungnya bisa dibilang sangat bertenaga dan irit bahan bakar. Dengan kapasitas silinder 1.500 cc, DOHC 16 katup dengan teknologi MIVEC ini, mesin yang basisnya dari Mitsubishi Colt CZC ini mampu memuntahkan tenaga maksimum hingga 103 dk di 6.000 rpm dan torsi 141 Nm di 4.000 rpm. Tarikannya sangat enteng ketika diajak berlari di trek lurus, maupun naik turun di kawasan perbuktian di Banten. Saat di tanjakan, Xpander Cross ini cukup membuat kami kagum. Meski kami sempat berhenti lantaran terhalang truk pengangkut pasir, begitu melaju lagi dengan kabin terisi penumpang, tarikannya tetap enteng walaupun unit yang kami jajal ini bertransmisi otomatis (A/T) 4-percepatan. Asyiknya lagi, karena ia sudah dibekali ftur Brake Assist dan Hill Start Assist, kami tak perlu repot-repot main rem tangan ketika berhenti di tanjakan. Karena otomatis rem akan mangunci selama beberapa detik ketika rem diinjak waktu berhenti di tanjakan. Jadi, saat hendak jalan lagi dan posisi kaki berpindah dari pedal rem ke pedal gas, tak perlu khawatir mobil meluncur mundur. O iya,OTOMOTIF sempat pula loh merasakan ganasnya banjir saat kembali dari Anyer menuju Jakarta. Dengan ground clearance yang lebih tinggi dari LMPV pada umumnya, bahkan bila dibanding All New Toyota Rush, yaitu mencapai 225 mm, Xpander Cross masih pede diajak menerabas genangan air setinggi lutut orang dewasa di daerah Tangerang Selatan. Tinggal atur putaran mesin dan hati-hati saat melibas banjir. Tak lupa kami juga mengukur kemampuan akselerasinya menggunakan Racelogic, dalam kondisi tanpa penumpang. Hasilnya, meski punya lingkar roda lebih gede 1 inci dari varian Xpander Ultimate, waktu tempuhnya masih sebelas dua belas dengan saudaranya itu. Untuk mencapai kecepatan 100 km/jam dari posisi diam dengan kondisi AC menyala, bisa meraih 13 detik. Sementara bila AC dimatikan, waktu tempuhnya jadi 11,9 detik. Dan untuk mencapai jarak 0-402 meter, dapat dicapai dalam 19,4 detik.

Baca Juga  Perbandingan Mobil Matic CVT vs AT Konvensional

FITUR & TEKNOLOGI

Bicara soal ftur, apa yang ada di Xpander Ultimate ada semua di Xpander Cross. Mulai dari ftur keyless entry, Start/Stop Button, Dual SRS Airbags, seatbelt 7 titik, Active Stability Control (ASC) dengan Traction Control Logic (TSC), sistem pengerman ABS+EBD, Brake Assist (BA), hingga Hill Start Assist (HAS). Tak terkecuali ftur Cruise Control, yang tombol penyetelannya ada di sebelah kanan setir. O iya, saat tes mobil ini ke Anyer, kami coba aktifkan di kecepatan 80 km/jam, wuiihh.. lumayan nih kerja kaki kanan bisa istirahat sejenak. Nah yang terbaru nih, yaitu adanya shark fn antenna yang membuat tampilan bagian atas terlihat lebih elegan dan mewah. Ditambah rear window defogger yang sangat membantu saat di musim hujan seperti sekarang ini. Untuk head unit masih sama dengan Ultimate, yaitu modelnya 2DIN touch screen yang dilengkapi dengan DVD Player, Bluetooth, USB port, hingga rear view camera. Sebetulnya tipe crossover ini lebih mencolok di area eksterior. Seperti pada desain grill dan bumper depan makin macho ala SUV, dengan lekukan tajam warna hitam. Konsep desainnya sih masih tetap dynamic shield. Kemudian adanya tambahan wheel arc moulding sebagai ciri khas mobilmobil crossover. Ada pula tail garnish yang menyambung dengan rear bumper, dipadu side body garnish yang menambah kesan kekar layaknya sebuah SUV. Bahannya dari plastik abs dan diwarnai silver

Baca Juga  inilah Harga Mobil Bentley Termahal

AKOMODASI

Mitsubishi Xpander series diciptakan bisa memuat 7 penumpang. Untuk jok paling belakang masih nyaman untuk 3 orang dewasa. Apalagi untuk anak-anak, bakal terasa lebih lega. Jok baris ketiga ini bisa dilipat rata lantai, dengan rasio 50-50. Jadi, jika Anda sewaktuwaktu ingin membawa barang bawaan banyak, tak perlu khawatir. Kalau untuk barang bawaan berukuran kecil seperti sepatu, dapat disimpan pada laci yang ada di bagasi belakang. Pada Xpander Crossover ini sejatinya ada penyematan roofrail dengan batang yang cukup tebal. Buat anda yang akan melakukan perjalanan jauh dengan bawaan barang banyak tinggal pasang roofbox, makin ganteng deh

KONSUMSI BBM

Soal konsumsi BBM, Xpander Cross yang diisi bahan bakar RON 92, untuk pemakaian luar kota lewat jalan tol dengan kondisi lalin yang sangat lengang, sanggup mencapai 20,1 km/liter loh. Itu dengan jarak tempuh 79,6 km. Sedangkan bila dikombinasi dengan jalur dalam kota yang kondisi lalinnya ramai lancar, bisa meraih 15,1 km/liter. Sementara pada kecepatan konstan 100 km/jam di rpm 2.500, di layar MID-nya tertera angka 19,5 km/liter. Lalu untuk pemakaian dalam kota dengan kondisi lalin macet dan kecepatan rata-rata di angka 22 km/jam, masih mampu meraih 12,7 km/ liter. Irit kan?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.