Profil dan Sejarah Perusahaan Yamaha

  • Whatsapp
[Total: 0    Average: 0/5]

Profil dan Sejarah Perusahaan Yamaha

Sebelum merambah otomotif sebagai produsen vmotor, Yamaha merupakan produsen alat-alat musik. Ini juga yang menjadi tema presentasi tim Movistar Yamaha MotoGP di Madrid, Spanyol (24/1). Kedua pembalapnya, Valentino Rossi dan Maverick Vinales memainkan alat-alat musik milik Yamaha dalam video presentasi. Ternyata hal ini bukan tanpa alasan, Yamaha ingin membawa nilai-nilai dasar perusahaan tersebut kembali ke kancah MotoGP. “Kekuatan Yamaha tahun ini ada di tiga bagian. Sponsor kami (Movistar) sponsor yang kuat, kedua kami punya pembalap yang hebat dan ketiga kami punya tim yang mampu mengembangkan motor dengan sangat baik. Kami yakin bisa membawa nilai-nilai dasar Yamaha untuk kembali berjaya di MotoGP,” kata Kouichi Tsuji, selaku General Manager Motorsports Development Division Yamaha Motor Co, LTD. Hal ini terlihat dari warna biru gelap yang kian dominan pada Yamaha YZR-M1 versi 2018. Warna biru yang khas ini menjadi ‘nada dasar’ Yamaha yang coba kembali ditanamkan. Logo sponsor, Movistar juga berubah, yang awalnya berwarna hijau, kini menjadi warna putih. Logo ‘M’ besar di sisi kiri dan kanan YZR-M1 membuat aksen warna kian khas. KABAR BAIK Ini juga menandakan kerja sama Silvano Galbusera Luca Cadalora Matteo Flamigni Ooishi Masato Bernard Ansiau, Alex Briggs, Brent Stephens, Mark Robert Elder VALENTINO ROSSI Crew Chief Rider Performance Analyst Data Technician YMR Engineer Mechanic TIM Movistar dengan Yamaha yang sudah terjalin selama lima tahun.

Baca Juga  Mobil SUV Terbaik Matic dengan Sunroof 2019, Alternatif Honda CRV

“Kami yakin dengan dukungan Movistar, kami bisa melangkah lebih baik dan lebih sukses lagi,” sambung Tsuji. Selain itu, tidak ada perubahan detail berarti dibandingkan dengan versi 2017. Perubahan justru ada dari kontraknya Maverick Vinales. Apanya yang berubah? Akhir kontraknya yang berubah. Pembalap dengan nomor start 25 ini juga mengumumkan sudah melakukan perpanjangan kontrak dengan Yamaha hingga akhir 2020. Dengan ini, Vinales menjadi pembalap pabrikan pertama yang memperpanjang kontrak dari panasnya bursa transfer pembalap MotoGP di 2018. “Senang bisa melanjutkan karier dengan Yamaha. Tim dan motor yang sangat bagus, dengan kerja sama kami yang kembali terjalin saya yakin bisa meraih hasil yang lebih bagus dibandingkan tahun lalu,” tutur Vinales. “Apalagi ini tahun kedua saya mengendarai YZR-M1, saya makin kenal dengan karakter motor ini juga makin akrab dengan tim saya,” sambungnya. Namun, belum ada kabar mengenai kontrak baru Valentino Rossi. Ia juga masuk dalam bursa transfer pembalap 2018, kalau Vale tidak memutuskan pensiun.

Baca Juga  Daftar Mobil Listrik Terbaru Tesla dengan Fitur Canggih

 

Meski demikian, bukan berarti The Doctor akan mengendurkan semangatnya dalam memulai musim. Pembalap yang punya banyak fans fanatik ini masih dikandidatkan sebagai juara dunia di usianya yang memasuki 39 tahun. “Sulit menjelaskan bagaimana kelanjutan karier saya nantinya, tetapi nilai moralnya selalu sama setiap musim. Bagaimana motivasimu untuk balapan motor dan membenahi masalah secepat mungkin sepanjang akhir pekan. Dengan demikian kemenangan dan kejayaan akan lebih mudah dicapai,” papar Rossi yang sudah melakukan diskusi dengan manajemen Yamaha. Sama seperti Ducati Team yang baru melakukan presentasi beberapa waktu lalu. Motor yang dipresentasikan hanya perubahan livery, sedangkan mesin untuk 2018 masih tahap riset.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.