Mobil Matic dan Manual Terbaik Harga 70 Jutaan Cocok untuk Keluarga Muda

  • Whatsapp

Mobil Matic dan Manual Terbaik Harga 70 Jutaan Cocok untuk Keluarga Muda

Ayla 2013, Harga Bekas Manual 75-79 Jutaan, Harga Bekas Matic 80 jutaan

Tepat pada September 2013, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) meluncurkanmobil LCGC miliknya yang bernama Ayla. Dan setelah 4 tahun berselang, PT ADM akhirnya merilis sesuatu yang benar-benar baru untuk Ayla. Yup, daya tarik yang kini ditawarkan tak hanya tampilan eksterior dan interior anyar, tapi mesin dengan kapasitas lebih besar untuk menjadi hal lebih menarik dari Ayla terbaru. Sebenarnya mesin yang digunakan bukan lah mesin baru yang dibuat khusus untuknya. Mesin baru di Ayla berkapasitas 1.197 cc dan merupakan unit yang sama dengan milik Sigra. Berkode 3NR-VE, mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 88 dk dan torsi puncak 108 Nm. Tentunya mesin baru di Ayla itu lebih bertenaga dibandingkan dengan mesin 1KR-DE berkapasitas 998 cc 3 silinder dengan tenaga 65 dk dan torsi 86 Nm. Jika bicara performa, untuk mobil sama tapi mesin berbeda, maka hal yang berperan berikutnya adalah power to weight ratio. Bagaimana power to weight ratio Ayla 1.2? Sekadar informasi, Ayla X AT 1.0 dengan bobot 820 kg memiliki tenaga mesin 65 dk, sehingga saat diukur power to weight ratio, setiap daya kuda (dk) menghela 12,6 kg.

Baca Juga  Mobil Mewah Artis Indonesia, Mercedes Maybach S 500

Baca Juga : BBM yang Cocok untuk Honda HR-V

Sedangkan Ayla 1.2, meski bobotnya lebih berat jadi 880 kg, tapi karena tenaga mesinnya lebih besar jadi ketika diukur, mobil itu hanya membawa 10 kg untuk setiap dk. Impresinya terasa saat pengujian kami lakukan di jalanan yang memiliki banyak sudut elevasi pada varian transmisi manual 5-speed. Tentu saja jelas Ayla 1.2 lebih terasa bertenaga dibanding mesin 1.0 3 silinder. Hal yang direvisi lainnya adalah getaran dari mesin lamanya akibat dari 3 buah piston yang bergerak bangan yang dihadirkan di Ayla bermesin 1.200 cc ini adalah penggunaan drive by wire. Jadi pedal gas tidak lagi menggunakan kabel, melainkan sebuah sensor. Berkat penggunaan drive by wire, buka-tutup throttle body akan lebih presisi ketimbang pedal gas yang masih mengandalkan sebuah kabel. Kelebihan lainnya, komputer pun lebih mudah melakukan penyesuaian karakter sesuai dari input yang diinjak oleh pengemudi. Informasi tambahan untuk Anda, bahwa mesin 1.000 cc 3 silinder masih menggunakan sistem kabel pada pedal gas-nya. Sayangnya saat melajukan Ayla bermesin 1.2 ini, kami merasa tenaga besarnya baru menggeliat di putaran tinggi. Jadi di putaran rendah ia seperti tertahan. Butuh waktu beberapa saat, untuk memberikan tenaga lebih saat pengemudi mencoba menginjak pedal gas lebih dalam. Ini bisa jadi ada hubungannya dengan teknologi drive by wire. Biasanya di mobil-mobil pengguna teknologi ini, komputer bisa menahan lonjakan tenaga besar untuk laju mobil yang smooth. Tujuannya agar efisiensi BBM lebih baik. Melalui drive by wire, komputer baru mengidentifikasi kalau pengemudi butuh tenaga besar saat pengemudi benar-benar menginjak gas sangat dalam. Informasi lainnya, tak ada ubahan dalam hal dimensi Ayla terbaru ini. Kekurangan dalam hal akses keluar-masuk penumpang di bangku baris kedua tetap ada. Begitu juga dengan akomodasi di bagasi yang terbatas. Untuk membawa barang bawaan yang lebih banyak dengan ukuran lebih besar, bangku baris kedua pun harus dilipat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.