Review All New Pajero Sport Indonesia 2017

  • Whatsapp

Review All New Pajero Sport Indonesia

Tahun 2016 ini bisa diilang memang tahunnya untuk kendaraan SUV, b kehadiran All New Pajero Sport di awal tahun bersamaan dengan kompetitor terberatnya di bulan yang sama pun menjadi tolak ukur betapa kerasnya persaingan di segmen ini. Dengan tekad untuk menjadikan Indonesia sebagai pasar terbesar bagi SUV berlambang tiga berlian ini, maka Indonesia pun didaulat menjadi negara kedua yang meluncurkan All New Pajero Sport setelah Thailand.

 

Tak hanya itu, Mitsubishi pun sudah mengambil ancangancang untuk merakit secara lokal Pajero Sport terbaru ini di Tanah Air, segera setelah pabrik baru mereka di Karawang, Jawa Barat selesai dibangun pada 2017 mendatang. Hasilnya, Pajero Sport terbaru ini pun menangguk kesuksesan saat ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 kemarin di mana berhasil mencatat SPK sebanyak 1.392 unit dan menjadi penyokong penjualan bagi Mitsubishi di Indonesia.

 

  •  Desain & Rekayasa

Generasi kedua Pajero Sport di Indonesia ini sudah mengusung bahasa desain global Mitsubishi yaitu ‘Dynamic Shield’. Hal ini terlihat jelas di bagian fascia depan di mana sangat berbeda dengan Strada Triton, tampaknya kini Mitsubishi ingin membedakan mana yang kelas pekerja dan mana untuk keluarga mapan. Dari sisi fisik sebenarnya tak terlihat perbedaan yang signifikan dari Pajero Sport yang beredar di Thailand yang kami sempat uji di Jepang pada akhir tahun 2015 silam. Desain Dynamic Shield ini menggabungkan desain grille besar yang melebar hingga ke bumper bagian bawah hingga menyerupai bentuk huruf ‘X’, dengan imbuhan chrome di bagian atas yang seolah menyatu dengan kedua lampu depan. Desain lampu depannya pun kini menyipit dengan LED Daytime Running Light (DRL). Sementara bumper depannya yang dinamis menyiratkan kesan proteksi yang kuat. Sedangkan di bagian belakang juga mengadopsi lampu LED dengan desain yang vertikal hingga ke bumper belakang.

review-all-new-pajero-sport-indonesia-1

Sayangnya desain lampu belakangnya memang bukan selera semua orang dengan desain lampu yang mengalir ke bawah buritan, hingga mendekati bumper. Ground clearence yang mencapai 218 mm dengan padanan velg terutama tipe Dakar kini bergaya dual tone dengan lingkar 18 inci membuatnya tampil modern dan dibalut ban 265/60 R18.All New Pajero Sport kini hadir dalam pilihan empat varian dengan varian tertinggi tetap disandang oleh tipe Dakar. Empat varian ini adalah Dakar 4×2 dan 4×4 kemudian Exceed 4×2 dan GLX 4×4. Untuk Dakar 4×2, Dakar 4×4 dan Exceed 4×2 akan dibekali dengan transmisi otomatis, sedangkan GLX 4×4 mengusung transmisi manual. Sayangnya hanya varian Dakar saja yang dibekali dengan mesin baru 4N15 dan transmisi otomatis 8-speed baru yang menghasilkan tenaga 178 hp dan torsi 430 Nm. Sedangkan Exceed dan GLX masih menggunakan mesin 4D56 2.5 liter VGT dan transmisi manual dan otomatis 5-speed. Sementara mesin lama tetap dipertahankan oleh KTB karena mesin tersebut dianggap sudah melekat di benak konsumen Indonesia. Fitur keselamatan juga menjadi keunggulan Pajero Sport baru ini. Pada tipe Dakar sudah tersedia fitur Active Stability & Traction Control System yang menjaga kestabilan mobil. Fitur canggih seperti Hill Start Assist juga tersedia pada varian Dakar. Sistem pengeremannya telah terdapat ABS, EBD dan Brake Assist (BA) untuk menjamin kemampuan daya hentinya. Ditambah dengan dual airbag sebagai fitur keselamatan pasif.

Baca Juga  Mobil 2 Pintu Terbaik Harga 300 Jutaan

 

 

  • Interior

Di bagian dalam, nuansa kabin yang lapang lebih terasa berkat sunroof di varian Dakar. Lapisan kulit pada jok juga membuatnya tampil mewah dengan pengaturan jok pengemudi yang sudah elektrik. Cukup memudahkan dalam menyesuaikan posisi duduk mengingat desain dashboard mobil ini yang cukup tinggi. Sayangnya material dashboard masih didominasi dengan material plastik keras berwarna gelap. Di sisi pengemudi, Anda akan cukup terhibur dengan lingkar kemudi yang sudah dilengkapi dengan paddleshift serta banyak tombol seperti audio steering switch serta tombol pengaturan MID. Tak luput pengaturan setir tilt dan telescopic, sehingga Anda bisa menyesuaikan lingkar kemudi dengan postur tubuh Anda.

 

review-all-new-pajero-sport-indonesia-2

 

Di bagian tengah, fitur hiburan sudah dilengkapi dengan head unit layar sentuh dengan kamera parkir, sayangnya fitur kamera Multi Around View Monitor hanya tersedia pada varian Dakar 4×4 saja. Selain itu ukuran layar sentuhnya juga hanya 6,5 inci, cukup kecil jika dibandingkan dengan kompetitornya. Meski layar audio ini sudah menawarkan berbagai keunggulan konektivitas mulai USB, Bluetooth, MP3, dan juga navigasi. Layar sentuh yang dimilikinya juga cukup responsif, termasuk mengijinkan Anda untuk menggeser tampilan, tak hanya sekedar menyentuhnya. Di bawahnya terdapat tomboltombol pengatur AC digital Dual Climate Control sebagai kelengkapan standar di seluruh varian Pajero Sport. Untuk varian Dakar juga sudah mengadopsi fitur electric parking brake, yang tidak dimiliki oleh kompetitornya. Kenyamanan menjadi tolak ukur utama pada SUV, karena mobil ini seharusnya bisa mengadopsi jumlah penumpang hingga tujuh orang. Saat merasakan duduk di baris kedua terasa cukup lapang untuk ukuran di segmennya, dengan ruang kaki dan kepala yang memadai. Sayangnya, jok baris kedua Pajero Sport hanya memiliki pengaturan reclining tanpa bisa maju mundur (sliding). Dan beranjak di baris ketiga, pada Pajero Sport generasi terbaru ini sedikit menyuguhkan rasa nyaman lebih baik dari kompetitornya, terutama pada bagian headroom terasa lebih luas berkat atapnya yang tinggi. Tapi masih lebih baik jika diisi oleh anak-anak. Kekurangan Pajero Sport juga terdapat pada pintu bagasi yang masih mengandalkan manual, tidak otomatis seperti yang dimiliki oleh Toyota Fortuner.

 

  • Performa

Satu yang menjadi poin penting pada All New Pajero Sport ini adalah bagaimana mesin performa diesel baru 4N15 berkapasitas 2,4 liter dengan Variable Geometric Turbo (VGT) menyajikan tenaga 178 hp dengan torsi 430 Nm. Tenaga dan torsinya ini merupakan terbesar di kelasnya sama seperti pendahulunya. Meski kini kapasitas mesinnya lebih kecil dari generasi sebelumnya, namun tenaga dan torsi yang dihasilkan justru meningkat jauh lebih besar. Untuk uji akselerasi dari diam hingga 100kpj, All New Pajero Sport ini meraih hasil yang cukup baik yaitu 11,3 detik. Meski pada All New Pajero Sport ini tidak dibekali dengan pilihan mode berkendara layaknya pada kompetitor.

Baca Juga  Harga Mazda 2 Skyactiv

review-all-new-pajero-sport-indonesia-3

 

Namun tenaga dan torsinya jauh melebihi SUV lain di segmennya. Lihat saja raihan waktu akselerasinya yang lebih cepat 3 detik dari Fortuner. Saat menguji melalui tol Cipularang, tenaga dan torsi besar Pajero Sport ini menyuguhkan kesenangan jika Anda berkendara agresif terutama saat harus menyalip kendaraan di depan dan juga menaklukan tanjakan. Terasa torsi besar 430 Nm begitu mudah menghadapi tanjakan di jalur menuju Bandung. Anda tak perlu bersusah payah dalam menekan pedal gas dalam-dalam karena torsi 430 Nm sudah tersedia di putaran mesin 2.500 rpm. Meski tenaga meningkat pesat namun tingkat konsumsi bahan bakarnya tetap impresif. Saat menguji di jalan bebas hambatan, pada kecepatan 120 kpj revcounter menunjukkan angka 2.000 rpm. Hasilnya konsumsi bahan bakar yang dihasilkan cukup memuaskan. Untuk konsumsi luar kota hasilnya mencapai 13,79 kpl sementara untuk rute dalam kota 11,52 kpl. Kombinasi konsumsi BBM yang diperoleh 12,65 kpl dengan jarak tempuh mencapai 573,4 km. All New Pajero Sport tipe Dakar 4×2 yang kami uji sudah dilengkapi dengan beragam teknologi pada sistem pengeremannya, seperti ABS beserta EBD dan juga BA. Juga dilengkapi dengan piranti cakram di keempat rodanya, hasilnya saat All New Pajero Sport dapat melakukan pengereman 80-0 kpj dalam waktu 2,44 detik dengan jarak 28,9 meter. Sedangkan pengereman 60-0 kpj mencatat waktu 2,11 detik dengan jarak 19,81 meter.

 

review-all-new-pajero-sport-indonesia-4

 

  • Pengendaraan & Pengendalian

Kini menyalakan mesin All New Pajero Sport tipe Dakar ini hanya dengan menyentuh tombol start/stop saja. Suara mesin diesel baru 2,4 liter plus VGT dan intercooler terdengar jauh lebih senyap jika dibandingkan dengan mesin lama. Berkat transmisi otomatis 8-speed baru, selain menyajikan perpindahan gigi yang halus, juga menyajikan torsi yang sangat bertenaga meski di rpm rendah. Masih sedikit terasa turbo lag, namun begitu putaran mesin meningkat maka mobil langsung melesat cepat.

 

Kontribusi kenyamanan juga diberikan oleh penggunaan konstruksi suspensi baru yang menghasilkan peredaman lebih halus. Ini terbukti saat mengujinya dari Bandung menuju daerah Dusun Bambu yang melewati jalanan sempit dengan kontur naik turun serta banyaknya jalan yang berlubang, pengemudi dan penumpang belakang masih nyaman tanpa ada keluhan. Yang unik, dengan suspensi yang lebih lembut dibandingkan Pajero Sport lama, mobil ini juga memberikan pengendalian lebih baik. Saat bermanuver di tikungan dengan kecepatan yang relatif tinggi, gejala body roll terasa minim.

Baca Juga  Pengalaman Mengendarai Avanza Matic Grand New Veloz

 

Salah satu hal yang menunjang kemampuan itu adalah penggunaan batang stabilizer yang lebih besar pada suspensinya. Ditambah dengan adanya fitur Active Stability & Traction Control System yang menjaga kestabilan mobil membuat pengemudi berkendara dengan percaya diri. Soal kekedapan kabin juga menjadi keunggulan Pajero Sport karena peningkatan material peredaman kabin. Selain itu, penggunaan mesin baru 4N15 yang bersuara lebih ‘tenang’ menambah heningnya kabin Pajero Sport saat berkendara. Sepertinya transmisi otomatis 8-speed baru yang digunakan juga berkontribusi terhadap kekedapan kabin karena rasio gear yang lebih rapat tak membiarkan putaran mesinnya melonjak tinggi dan ‘berteriak’, kecuali jika Anda menginjak dalam pedal gas.

 

  • Membeli & Memiliki

Pertarungan di segmen SUV ini memang sangat ketat, terutama antara dua kompetitornya yaitu Pajero Sport dan Toyota Fortuner. Sayangnya, beberapa detail menjadikan di dalam kabin Pajero Sport terbaru ini terasa kurang sempurna. Antara lain fungsi tombol otomatis tak ada saat menutup sunroof di varian Dakar.

 

Kemudian sebagai sebuah SUV bersosok bongsor, bukaan pintu bagasi yang besar dan tinggi juga cukup menyulitkan bagi mereka yang memiliki tinggi badan kurang dari 170 cm, hal ini sebenarnya dapat diatasi dengan memberikan fungsi penutupan pintu bagasi secara elektrik, paling tidak untuk Pajero Sport varian termewah. Selebihnya banyak keunggulan yang ditawarkan oleh Pajero Sport terbaru ini sebagai salah satu pilihan SUV keluarga 7-seater yang komplit, terutama di sektor performa. Tapi peta kekuatan sebenarnya ada di sisi harga, di tipe yang menjadi tulang punggung yaitu All New Pajero Sport Dakar 4×2 dijual dengan harga Rp 496 juta yang masih lebih murah dari Fortuner VRZ 4×2 yang kini memiliki banderol Rp 501,7 juta. Padahal Toyota sudah merakit Fortuner secara lokal di pabrik Karawang mereka, sementara Mitsubishi sampai tahun 2017 mendatang masih mengimpor utuh Pajero Sport terbaru dari Thailand.

 

 

Sebelum lahirnya model Mitsubishi di segmen LMPV yang baru akan diluncurkan pada akhir 2017 mendatang, All New Pajero Sport ini menjadi penyumbang pundi-pundi bagi Mitsubishi di Indonesia dari segi kendaraan penumpang.

 

Segi performa menjadi keunggulan All New Pajero Sport ini yang ditunjang juga dengan kenyamanan yang lebih baik dari pendahulunya. Begitu pun dari sisi fitur keselamatan yang lebih baik berkat rem cakram di empat rodanya dan juga fitur Active Stability & Traction Control System yang menjaga kestabilan mobil membuat pengemudi dapat berkendara dengan percaya diri. Sudah sepantasnya Pajero Sport mendapat respon positif dari masyarakat Indonesia.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 comments

  1. Saya baru pasang turbo timer utk pajero sport dakar 2016. Ketika turbo timer aktif dan mobil mati keluar tanda “electrical system service required”. Apakah bermasalah?. Bagaimana dengan garansi mobil?