Mobil Konsep Masa Depan dari Toyota

  • Whatsapp

Mobil Konsep Masa Depan dari Toyota

Berbincang soal Toyota Crown, sedan mewah besutan Toyo ta ini identik dengan kenda raan dinas para menteri di — Indonesia. Adapun beberapa unit yang masih melenggang di jalanan, paling muda adalah Crown keluaran tahun 2012 alias generasi ke-14. Seperti biasa, tiap berselang lima tahun, Toyota meremajakan kembali ‘si sedan bermahkota’ dengan merilis Crown Concept pada awal Oktober 2017 di Tokyo Motor Show. Kembali ke 1955, tahun kelahirannya Crown. Sejak dulu, insinyur Toyota sudah membangun konsep Crown sebagai sedan yang mengejar performa berkendara, plus kenyamanan tingkat tinggi untuk pemakainya. Dan tradisi ini senantiasa dijaga hingga sekarang oleh pabrikan agar fun to drive. Dari waktu ke waktu, desain ekterior pun tetap sama: dewasa nan mewah. Crown konsep sekilas memiliki desain yang sama (dari samping) dengan saloon Lexus GS berupa tarikan garis halus dari fender depan hingga ke belakang. Grille trapesium terbalik pun tetap diusung dengan logo mahkota di tengah. Bicara interior, sudah pasti penuh atmosfir kemewahan dengan balutan dual tone pada kabin. Dari segi ukuran, Crown konsep berukuran 4.910 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.455 mm dan memiliki jarak sumbu roda 2.920 mm. Dibanding dengan pendahulunya, ia 25 mm lebih panjang, 40 mm lebih tinggi dan wheelbase lebih panjang 60 mm. Kalau menurut sudut pandang pribadi, desain Crown kini lebih mengacu pada sedan gaya Eropa yang sedap untuk dipandang.

Baca Juga  Fitur Fitur Hiburan di Head Unit Mobil Mazda Terbaru

Nah, kemudian untuk menawarkan kenikmatan berkendara yang semakin apik, insinyur Toyota telah merancang ulang mobil dari nol. Artinya mobil tersebut pakai platform baru berbasis Toyota New Global Architecture (TNGA) dan telah melakukan pengujian di Nürburgring, Jerman. Fokus insinyur kali ini adalah untuk menghasilkan mesin yang responsif, stabilitas berkendara yang mantap saat berselancar pada kecepatan rendah maupun tinggi, serta jalan halus ataupun bergelombang. Nantinya driver pun akan dalam pantauan penumpang dengan teknologi yang terhubung. Jadi setiap Crown bakal dibenamkan perangkat Data Communication Modules (DCM). Toyota berharap bisa memberi nilai baru bagi pelanggan dengan memanfaatkan data besar yang diperoleh dari DCM, yang terpasang di kendaraan Toyota. DCM akan menjadi standar dalam model komersial Toyota Crown. Teknologi canggih Toyota tidak hanya mencakup pengereman otomatis, tapi juga berupa ITS Connect. Ia adalah layanan teknologi terhubung yang membuat pemakainya merasa aman melalui informasi mengenai hal-hal seperti: sinyal lalu lintas dan kendaraan lainnya. Bagaimana dengan jantung mekanis? Belum ada data resmi, tapi banyak yang berspekulasi bahwa Toyota akan menawarkan generesi lanjutan Crown dengan mesin hybrid. Disinyalir pabrikan bakal menancapkan mesin 3.5-liter berkonfgurasi V6 dan menggabungkannya dengan beberapa motor listrik. Dari racikan tersebut sanggup mengembuskan tenaga sebesar 354 dk

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.