Mobil SUV Crossover Terbaik Murah dan Paling Irit di Indonesia

 Otomotif


[Total: 0    Average: 0/5]

Mobil SUV Crossover Terbaik Murah dan Paling Irit di Indonesia

  1. Pajero Sport Dakar 4×4 CKD
  2. Suzuki Jimny
  3. Suzuki Ignis
  4. Suzuki SX4 S-Cross
  5. Wuling Cortez
  6. Jaguar F-Pace
  • Pajero Sport Dakar 4×4 CKD

Lini produksi Mitsubishi Pajero Sport kian lengkap dengan hadirnya Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4×4 rakitan lokal alias CKD. Model ini hadir menyusul Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4×2 Ultimate yang juga rakitan dalam negeri. Secara keseluruhan tidak ada perbedaan desain antara Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4×4 CKD dengan Pajero Sport Dakar 4×2 Ultimate. Keduanya hadir dengan identitas Pajero Sport baru yang modern sekaligus dilengkapi berbagai ftur keselamatan berkendara terbaru Fitur pertama adalah Ultrasonic Mis-Acceleration Mitigation System (UMS). Fitur ini akan menahan output selama kurang lebih 5 detik saat kendaraan hendak berhenti yang disebabkan kesalahan pengoperasian pedal gas. Selain itu, ftur UMS juga membantu pengendara saat parkir yang dibantu sensor parkir depan dan belakang. Ada juga Forward Collision Mitigation (FCM) yang bertugas mencegah tabrakan dengan kendaraan di depan. Radar FCM ini akan mengatur sistem pengereman kendaraan. Beberapa ftur lain yang dipalikasi Pajero Sport Dakar 4×4 CKD ini mulai dari Hill Descent Control, Blind Spot Warning, hingga Adaptive Cruise Control



 

Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4×4 CKD
Mesin: 2.442 cc 4 silinder turbodiesel
Tenaga maksimum: 181 dk/3.500 rpm
Torsi maksimum: 430 Nm/1.800 rpm
Transmisi: Otomatis 8 percepatan/4WD
P x L x T: 4.785 x 1.815 x 1.805 mm
Wheelbase: 2.800 mm
Ground clearance: 218 mm
Ukuran ban: 265/60 R18
Bobot: 2.030 kg
Kapasitas tangki: 68 liter
0-100 km/jam: N/A
Konsumsi BBM dalam kota/tol: N/A
Harga : Rp 655 juta

 

  • Suzuki Jimny

Suzuki Jimny dengan penggerak 4WD dipastikan meluncur di salah satu pameran otomo tif nasional. Terlebih tim kami juga sudah mencoba Jimny ini di edisi sebelumnya (372). Bagi kami, Jimny moderen bukanlah mobil yang tepat mereka yang ingin terlihat menyolok. Pasalnya, garis desain mobil keseluruhan tetap khas dan sederhana. Di Kabin, Jimny menyuguhkan posisi duduk tinggi karena tidak dilengkapi height adjuster. Setirnya juga statis tanpa pengaturan tilt dan teleskopik. Sulit untuk mendapatkan posisi berkendara yang ergonomis. Walau hal ini terkompensasi dengan visibilias SUV mungil ini tergolong baik. Jimny tersedia dalam 1 pilihan mesin yakni 1.328 cc 4 silinder. Tenaganya 83 dk dan torsi 110 Nm. Meski tenaganya kecil, SUV mungil ini bisa dimaksimalkan untuk bertualang dengan kemampuan yang sama baik saat melintas di jalan aspal ataupun medan off-road. Mobil ini memiliki mode penggerak roda 2WD, 4WD, dan 4WDL. Beberapa terobosan dari Jimny ini adalah peralihan mode penggerak dari 2WD ke 4WD yang bisa dilakukan shift on the fly. Cukup dengan memencet tombol dan melaju pelan bawah 20 km/jam. Jadi tidak serumit Jimny 4WD generasi lawas dimana perpindahan transfercase masih melalui tuas kecil yang ditempatkan berdampingan dengan tuas transmisi

Suzuki Jimny 4WD
Mesin: 1.328 cc 4 silinder
Tenaga maksimum: 83 dk/6.600 rpm
Torsi maksimum: 110 Nm/4.100 rpm
Transmisi: Otomatis 4-speed/4WD
P x L x T: 3.695 x 1.600 x 1.705 mm
Wheelbase: 2.250 mm
Ground clearance: 190 mm
Ukuran ban: 205/70 R15
Bobot: 1.105 kg
Kapasitas tangki: 46 liter
0-100 km/jam: N/A
Konsumsi BBM dalam kota/tol: N/A
Harga: Rp 250-300 jutaan (estimasi)

 

  • Suzuki Ignis Special Edition

Belum lama ini terdengar kabar bahwa PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) tengah mempersiapkan unitnya dengan tampilan teranyarnya, dengan nama Suzuki Ignis Sport. Ketika dikonfmasi langsung, pihak Suzuki pun membenarkan hal tersebut. “Iya ada ubahan untuk Suzuki Ignis sehingga akan lebih terlihat makin rockstar,” ucap Harold Donnel, Head of Brand Development and Marketing Research PT. SIS melalui telpon (12/1). Berdasarkan informasi yang OTOMOTIF dapat, nantinya Suzuki Ignis tersebut akan tampil full aksesori.

Tampilan tersebut seperti di bagian bumper depan, side skirt dan lainnya. “Suzuki Ignis punya segmen ke anak-anak muda yang cenderung ingin tampil beda dan suka keluar dari zonanya namun tetap dengan harga yang terjangkau,” tutur Harold. “Bentuknya akan mengingatkan kita dengan salah satu mobil keluaran Suzuki di tahun 90’an yang sempat hilang dan kini hadir kembali,” beber pria lulusan Institut Teknologi Bandung tersebut. Namun, Harlod masih belum mau berkomentar terkait waktu peluncuran ataupun harga dari Suzuki Ignis Sport ini. “Masih belum pasti, ditunggu saja undangannya dari tim kami,” tukasnya. Besar kemungkinan urban SUV ini bakal resmi ditampilkan pada akhir bulan ini. mendatang. Nah, Seperti apa tampilannya dan akankah bisa makin menarik perhatian generasi milenial. Kita tunggu samasama ya

Baca Juga  Mobil SUV Terbaik, Harga 1 Milyar di Indonesia, Mercedes-Benz V220D

 

  • Suzuki Sx4 S-Cross

Tak sampai dua tahun, Suzuki SX4 S-Cross ini berubah penampilan. Namun dibandingkan generasi sebelum yang umurnya pendek, S-Cross yang baru dilansir semester dua tahun lalu ini, tawarkan tampang yang kesannya lebih galak. facelift Nah, kami tes ini adalah varian tertinggi dari crossover Suzuki tersebut. Dibanderol seharga Rp 268.850.000 on the road untuk Jakarta dan sekitarnya, S-Cross bertransmisi A/T ini bisa dikatakan worth to buy. S-Cross memberikan pilihan jenis mobil yang berbeda. Tentunya di antara kelas hatchback seperti Yaris dan Jazz, yang rentang harganya hingga Rp 272,5 juta (Jazz RS CVT) dan Rp 281,4 juta (Yaris Heykers S CVT TRD). Rival terdekatnya yang sama-sama Crossover, yaitu Chevrolet Trax bermesin turbo. Produk Amerika ini ditawarkan antara harga RP 284-310 juta. Dan Toyota Yaris Heykers yang dibanderol Rp 269,6 juta (TRD S M/T) dan Rp 281,4 juta (TRD S CVT). S-Cross hadir dalam 4 pilihan warna tanpa hitam, yakni Stargaze Blue, Premium Silver, Granite Grey dan Prime Artic White. Berikut adalah hasil pengetesan kami!

Kaki kaki

S-Cross menggunakan ban made in India bermerek LUX Royale ukuran 205/65 R15. Dikombinasi pelek palang dengan fnishing two tone. Di versi sebelumnya, menggunakan ban berukuran 205/60 R15. Ini setidaknya menyumbang penambahan ground clearance menjadi 185 mm. Untuk rem depanbelakangnya, sudah dibekali cakram dan teknologi ABS juga EBD. Sayangnya, S-Cross terbaru ini belum dibekali ftur stability control, traction control dan hill start assist. Padahal kini ftur-ftur tersebut semakin dibutuhkan

Interior

Masuk kabin S-Cross, nuansa serba hitam sukses angkat kesan mewah. Mulai dari jok tebalnya yang berlapis kulit, serta beberapa aksen hitam satin plating di doortrim dan panel AC. Ada beberapa detil seperti arm rest dekat doortrim dan konsol tengah, yang diberi bahan soft touch tebal. Lalu pada setir S-Cross, tampak punya paket terbilang lengkap. Mulai dari pengaturan tilt dan telescopic, hingga kelengkapan tombol kontrol audio, telefoni, cruise control dan juga paddle shift.

Fitur lainnya yang melengkapi S-Cross, adalah auto rain sensing, yang mengatur kecepatan gerak wiper secara otomatis saat kondisi gerimis hingga hujan lebat. Tak cuma itu, untuk membantu parkir, S-Cross juga sudah dilengkapi sensor parkir tanpa kamera mundur.

 

PERFORMA

S-Cross ini mengusung dapur pacu M15A DOHC VVTi 1.5L, sama seperti generasi sebelum facelift. Dapur pacu legendaris ini sejatinya dipakai juga untuk mobilmobil Suzuki seperti Aerio, Baleno hingga Swift. Dengan tenaga 107,5 daya kuda pada putaran mesin 6.200 rpm, memang bukan yang terbesar di kelasnya. Namun sudah cukup bikin S Cross ini lincah berlari. Dari keadaan diam hingga 100 km/jam, dan posisi tuas transmisi di D, S-Cross mampu menempuh waktu 12,9 detik. Jarak 402 meter juga bisa dicapai dalam waktu 18,7 detik.

 

Kenyamanan dan Handling

Posisi duduknya cukup ideal, termasuk tinggi dan memudahkan melihat kondisi sekitar mobil. Respons setirnya juga terasa cepat. Karakter suspensinya terbilang moderat dan termasuk menyenangkan. Bantingannya empuk, namun handling tetap terjaga stabil ketika diajak bermanuver. Guncangan akibat kontur jalan serta speed trap, mampu direduksi sangat baik. Duduk di baris kedua, joknya terasa nyaman menopang punggung, juga bagian kaki. Jarak kaki dengan jok depan hingga ruang kepala, masih cukup lega. Ada arm rest di bagian tengah yang bisa dilipat. Baris kedua masih relatif nyaman untuk tiga penumpang, hanya penumpang yang duduk di bagian tengah tidak kebagian head rest. Oh iya, tingkat kekedapan kabin kami rasakan lumayan baik. Walaupun masih ada suara mesin yang masuk ke dalam kabin saat dinyalakan, dan sayup-sayup terdengar suara ban saat jalan di tol. Soal kemampuan akomodasi barang, ukuran bagasi tak berbeda dengan versi sebelumnya, besar dan lega dengan volume

Baca Juga  Mobil Citroen Terbaru, C1 Furio

 

Konsumsi BBM

Konsumsi bahan bakarnya juga termasuk cukup baik. Dalam kota, kombinasi jalan biasa dan tol bisa rata-rata 13,3 km/liter. Saat dites jalan konstan 100 km/ jam, crossover andalan Suzuki ini sukses bukukan fuel consumption avarage 18,8 km/liter. Termasuk irit kan? Salah satu penyumbang keiritan pemakaian bahan bakar tersebut, kami rasakan berkat penerapan ftur paddle shift, serta dimanjakan dengan cruise control.

 

Data Tes : 

  • 60 – 80 km/jam L 3,1 detik
  • 0 – 100 km/jam : 12,9 detik
  • 0-402 m : 18,7 detik
  • Konsumsi BBM dalam kota : 13,3 km/liter
  • Konsumsi BBM Luar Kota : 17,2 km/liter
  • Konsumsi BBM konstan 100 km/jam :18,8 km/lt (2.000 rpm)

Spesifikasi :

Dimensi (P x L x T ): 4.300 mm x 1.785 mm x 1.595 mm, Wheelbase: 2.600 mm, Jarak pijak depan : 1.535 mm, Jarak pijak belakang: 1.505 mm, Ground Clearance: 185 mm, Radius Putar: 5,2 meter, Mesin: M15A 4 silinder segaris, 16 valve DOHC, VVT , Sistem bahan bakar: MPI (Multi Point Injection), Kapasitas silinder: 1.491 cc, Rasio Kompresi: 1 : 10,3 , Tenaga Maksimum: 107 dk @ 6.200 rpm, Torsi Maksimum: 138 Nm @ 4.400 rpm, Transmisi: Otomatis 6-percepatan , Kapasitas Tangki: 48 liter, Sistem Kemudi: Rack & pinion with Power Steering, Suspensi Depan: MacPherson strut dengan per keong, Suspensi Belakang: Torsion beam dengan per keong, Rem Depan/Belakang: Ventilated disc/disc, Ukuran Ban: 215/60 R16, Berat Kosong: 1.170 kg, Berat Kotor: 1.670 kg, Harga: Rp 268.850.000

  • Wuling Cortez

Meskipun dari segi desain tidak seperti SUV pada umumnya, namun dari segi kenyamanan, fitur, dan interior mobil ini jauh lebih baik dibanding SUV jepang dengan harga yang lebih mahal sekalipun. Wuling cortez dibekali dengan suspensi independen, yang artinya dari segi kenyamanan mobil ini lebih baik dibanding SUV seperti CRV, Fortuner dan lain lain. Karena umumnya suspensi independen ini digunakan untuk mobil mobil dengan harga di atas 300 juta. Namun sudah bisa kamu dapatkan di wuling cortez di harga 250 jutaan saja.

 

Setelah tampil mengejutkan beberapa pekan lalu dalam ajang Wuling Media Gathering, kini produsen mobil asal Cina ini kembali membuka pemesanan bagi seluruh masyarakat Indonesia yang tertarik memiliki Wuling Cortez. Tak hanya itu, untuk lebih memperlancar penjualannya, Wuling juga bakal memberikan program menarik untuk calon konsumennya.

Mulai promo khusus berupa aftersales voucher senilai Rp 3 juta sampai perpanjangan masa garansi umum kendaraan menjadi lima tahun, dengan syarat dan ketentuan berlaku. “Dapatkan berbagai penawaran khusus dengan mengunjungi dealer resmi Wuling terdekat untuk melakukan pemesanan produk kedua kami,” kata Cindy Cai, Vice President of Vehicle Sales, Service and Marketing (VSSM) Wuling Motors (8/1). Diketahui bahwa ‘adik’ Wuling Confero ini belum secara resmi diluncurkan oleh PT. SGMW Indonesia selaku agen pemegang merek Wuling Motor Indonesia. Menggunakan mesin berkapasitas 1.800 cc dengan tenaga 129 hp/5.600 rpm dan torsi maksimum 174 Nm. Transmisi i-AMT (intelligent Automated Mechanical Transmission) bikinan Aisi membuat Wuling Cortez akan dibuat dengan dua mode berkendara yakni E (Eco) dan S (Sport). Untuk varian, MPV kedua Wuling ini nantinya akan memiliki 2 tipe, yakni Cortez 1.8 C dan Cortez 1.8

 

  • Jaguar F-Pace SUV pertama dari Jaguar tawarkan kepraktisan tinggi dan rasa berkendara sport

ini adalah Jaguar F-Pace, SUV pertama dalam sejarah panjang manufaktur asal Britania Raya dan ada alasan mengapa Jaguar yang biasanya dikenal dengan jajaran saloon dan sedan sport nya mulai menghasilkan sebuah kendaraan SUV. Alasan trend SUV global menjadi hal fundamental dan Jaguar memiliki tujuan untuk lebih mencatatkan namanya di jajaran penjualan global. Sedikit terlambat? Kami rasa tidak.

mobil-suv-terbaik-di-indonesia-2017-1

Paling tidak itu pendapat kami setelah bertemu langsung dengan F-Pace. Terdapat beberapa varian dari F-Pace yang ditawarkan di mancanegara, namun saat ini hanya dua varian yang dibawa oleh PT Grandauto Dinamika selaku APM Jaguar-Land Rover di Tanah Air, yakni versi standar dan First Edition sebagai varian tertinggi. Keduanya bermesin 3.0 V6 bensin dan kami dengan senang hati mencoba varian standar dengan ukuran velg 22 inci.

Baca Juga  Fungsi Filter Oli pada Sepeda Motor

mobil-suv-terbaik-di-indonesia-2017-2

Ya, kami sudah menantikan untuk dapat mengendarai SUV pertama lansiran Jaguar ini. Bahasa desain khas Jaguar yang berkelas sekaligus ber-DNA sporty terpancar dalam entitas yang lebih bongsor dari biasanya dan itu cukup memukau kami. Pahatan dan garis-garis pendukung aerodinamikanya mengatakan bahwa ini adalah mobil premium SUV. Kami menyukai desainnya dan kami rasa banyak yang akan sependapat dengan kami, khususnya bagi mereka yang sedang mencari SUV atau crossover premium baru.

mobil-suv-terbaik-di-indonesia-2017-3

Sayangnya ketika diperhatikan lebih dekat ada sedikit hal yang mengganggu kami yakni celah di depan saat kap mesin tertutup terbilang lebih besar dari yang umumnya ditemui pada mobilmobil modern kebanyakan, apalagi untuk kelas mobil premium. Tak berhenti sampai di situ, bagian sambungan bodi pada area rumah roda juga sedikit tak rapat, dan saat keempat pintu tertutup terasa sedikit tidak rata dengan bodi. Entah semua itu bagian dari rekayasa desain atau memang unit yang kami coba ada sedikit ketidaksempurnaan? Kami belum mendapatkan jawabannya.

mobil-suv-terbaik-di-indonesia-2017-4

F-Pace tawarkan ruang kabin menawan berdesain kontemporer yang memadukan dua warna, yakni hitam dan merah sehingga kuat nuansa sporty-nya. Material premium berkualitas dan pengrajin andal menjadi jaminan kemewahan kabin F-Pace yang juga sangat mendukung kepraktisan dan kenyamanan. Penumpang dimanjakan dengan ruang kaki yang lega, dengan ruang kaki 945 mm untuk baris kedua tentunya merupakan angka yang sangat cukup untuk sebuah SUV. Bagasi F-Pace juga termasuk luas di kelasnya dengan kapasitas hingga 650 liter. Sementara sektor infotainment disokong layar sentuh 10.2 inci dengan sistem InControl yang sarat fungsi. Untuk urusan sistem audio tersedia speaker lansiran Meridian dengan daya 380W yang siap untuk menghasilkan suara kualitas terbaik dari jajaran koleksi musik Anda. Tak perlu waktu lama untuk mengatur posisi mengemudi yang sesuai dengan preferensi kami, tergantung selera Anda bisa memilih untuk duduk sedikit rendah seperti saat mengendarai sedan sport atau tinggi bergaya SUV. Kami pilih yang kedua karena lekukan tinggi pada bagian tengah kap mobil sedikit mengganggu visibilitas. Mengendarai F-Pace terasa sangat mudah walaupun bodinya terbilang bongsor.

 

Arsitektur F-Pace menggunakan platform yang sama dengan XE dan XF, yang berarti bahwa sasisnya 80% aluminium serta dengan suspensi depan double-wishbone dan integrallink di belakang. Untuk jantung mekanis merupakan 3.0 liter V6 dengan supercharger seperti yang digunakan oleh Jaguar F-Type, dengan tenaga maksimum 335 hp pada 6.500 rpm dan torsi puncak 450 Nm pada 4.500 rpm. Walaupun menggunakan jantung mekanis yang serupa dengan F-Type, geraman pada F-Pace terasa jauh lebih sopan.Dalam posisi mode berkendara Eco kami langsung dibuat tercengang oleh respon throttle-nya yang sangat instan dan berbobot. Pengendaraannya tak seperti SUV lain yang pernah kami kendarai, bahkan tidak juga dengan jajaran Land Rover yang notabene satu keluarga dengan Jaguar saat ini. Bobot putar kemudi terasa pas dan memberi feedback yang diharapkan.

 

Mode Normal sangat terasa signifikan perbedaannya, dan mode Dynamic akan membuat Anda tak sabar ingin terus menjejakkan kaki pada pedal akselerator. Apalagi ketika dial transmisi diposisikan di S, dengan putaran mesin melonjak dan menjadikan F-Pace terasa lebih liar. F-Pace menyandang identitas sebagai sebuah Jaguar yang dibangun dari elemen F-Type, salah satunya adalah sistem penggerak AWD dengan kecenderungan porsi besar di belakang dan sistem torque vectoring untuk menyerang segala jenis tikungan. Kami pun coba membawa F-Pace berbelok cukup tajam dengan kecepatan medium progresif dengan mode Dynamic dan transmisi D. Hasilnya sedikit di luar dugaan karena understeer menyambut kami. Begitu memindahkan transmisi ke posisi ‘S’ ternyata memberi pengaruh sehingga F-Pace mau diperintah untuk berbelok, bahkan diiringi dengan sedikit pergerakan bokong F-Pace ke arah luar. Segala kebaikan dari SUV dan identitas karakter berkendara Jaguar akan Anda temui di F-Pace. Kepraktisan, performa hebat, kestabilan, serta ketangkasannya dalam melakukan pergerakan penuh dinamika akan membuat bahagia para pengemudi. Dengan hati senang, kami menyambut kedatangan SUV pertama dari Jaguar. Well Done, Jag!

Artikel yang kamu Cari ga ktemu? Cari disini. Teknorus.com

Author: 

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.