Tips Menyetir di Musim Hujan

  • Whatsapp
[Total: 0    Average: 0/5]

Tips Menyetir di Musim Hujan

Saat ini, Indonesia tengah memasuki musim pancaroba. Yaitu peralihan antara musim kemarau dan penghujan. Seperti kita ketahui bersama, iklim peralihan ini menuntut kita untuk menjaga kesehatan dan penyesuaian karakter dalam berkendara. Untuk itu, tindakan preventif mutlak diperlukan. Harapannya, Anda akan selalu siap dalam menghadapi musim pancaroba dengan situasi berkendara yang aman dan nyaman

Baca Juga : Mobil Irit untuk GoCar dan Grab Car Harga Murah

PAKAIAN GANTI

Berkendara saat hujan dan setelah terguyur hujan menjadi dilema. Kalau tidak pakai AC, maka kaca bisa berembun. Sedangkan kalau pakai AC, udara dingin akan menelusup tubuh. Sebab itu, sebaiknya, sedia satu set pakaian ganti di dalam mobil. sebelum bepergian. “Jadi jika mendadak kehujanan hingga membuat baju basah, bisa segera ganti supaya tidak masuk angin,” ujar Gusti, sapaannya. Pakaian tersebut termasuk dengan pakaian dalam dan juga kaos kaki. Siapkan juga alas kaki yang kering Ketika hujan, usahakan untuk menjaga bagian tubuh tetap kering. Utamanya kepala dan hidung yang sangat sensitif bila terkena hujan. “Setelah seseorang terguyur air hujan, maka otomatis suhu tubuhnya akan turun secara mendadak atau menjadi dingin khususnya kepala. Hal ini dapat menyebabkan menurunnnya sistem kekebalan tubuh dan juga pembuluh darah mengalami penyempitan secara drastis. Dalam kondisi ini tubuh akan mengeluarkan lebih banyak energi untuk menyeimbangkannya, hal inilah yang dapat memicu terjadinya nyeri pada kepala atau pusing,” terang Gusti yang lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Jember tersebut. Selain kepala, ia menambahkan bagian tubuh lain yang sensitif terhadap hujan adalah hidung. Apalagi buat yang alergi dingin. “Kena hujan sedikit saja penderita bisa terserang pilek. Jika beraktivitas di luar ruangan sebaiknya pakai masker,” tambah Gusti.

Baca Juga  Cara Memperbaiki Transmisi Mobil Matic CVT

WAJIB MANDI

Saat tubuh mengalami perubahan suhu yang drastis, maka penyakit bisa dengan mudah menyerang. Oleh sebab itu, saat tubuh basah terkena air hujan, “Segera keringkan badan dan ganti baju yang basah. Bila hujan mengenai kepala, disarankan untuk segera mandi dan keramas dengan air hangat setelah sampai di rumah untuk menstabilkan temperatur dingin yang terbawa air hujan,” saran dr. Gusti Gevaert Gondewa Putra, dokter umum di Klinik Anugerah Medika Bogor, Jabar

Pilih yang Hangat

Suhu dingin bisa menurunkan daya tahan tubuh Anda. “Hindari kondisi perut kosong. Saat musim hujan, sebaiknya perbanyak mengonsumsi makanan atau minuman yang dapat menghangatkan tubuh seperti teh, jahe, sup, bakso dan lainnya,” ujar dr. Yudi Salahuddin, dokter umum yang berdomisili di Tangerang Selatan. Bila perlu, ia menyarankan untuk memperbanyak asupan vitamin C. Karena selain berfungsi sebagai antioksidan, juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh. “Anda bisa mendapatkan vitamin C dari berbagai jenis suplemen, tapi lebih bagus lagi jika diperoleh dari sumber yang alami seperti buah-buahan,” lanjut dokter yang juga tergabung dalam klub Wuling Club Indonesia (WLCI) ini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.