Inilah Mobil Lexus Pertama yang Bisa Nyetir Sendiri

  • Whatsapp

Inilah Mobil Lexus Pertama yang Bisa Nyetir Sendiri

Ingat kan ketika Lexus membawa LS 500 di Terbaru di GIAAS 2017 lalu. tak lama keluarga sedan ultra-mewahnya ini memamerkan dirinya, yakni Ls+ Concept. namun, tanda + setelah emblem Ls bukan berarti dimensi bodinya lebih besar. tapi ini menunjukkan teknologi sangat canggih yang akan membantunya berjalan. Spindle grille khas Lexus masih ada namun kini dilengkapi lampu berteknologi laser, walau belum ada keterangan lebih lanjut soal sumber tenaga yang dipastikan bakal mengisi ruang mesin. Yang pasti, Lexus sangat membanggakan teknologi autonomous yang dinamakan Highway teammate, yang ditargetkan bisa digunakan tahun 2020 mendatang. Dengan sistem ini yang bekerja berdasar perintah Artificial Intelligence (AI), harapan insinyur Lexus, setidaknya Ls+ Concept bisa jalan sendiri pada rute bebas hambatan, dari pintu masuk tol hingga keluar, tanpa bantuan pengemudi lagi. sistem ini akan bisa menjalankan Ls+ Concept dan melihat kondisi jalan yang dilewati.

Baca Juga  Fitur Bentuk Spesifikasi dan Harga All New Brio 2018 2019

Baca Juga : Mobil Offroad untuk Pertambangan isuzu D-Max Arctic Trucks AT35

Begitu pintarnya hingga Ls+ Concept bisa memikirkan sendiri, menyesuaikan kondisi lalu-lintas secara langsung, apakah harus tetap berada di jalurnya atau berpindah jalur apabila dibutuhkan, termasuk menjaga jarak aman dengan kendaraan lain di sekitarnya, tak hanya dengan mobil di depan atau belakangnya. Kecanggihan Lexus Ls+ Concept tak sekadar ‘menghilangkan’ fungsi pengemudi. namun, komputer AI dalam dirinya terkoneksi langsung dengan data center Lexus, sehingga bisa memperbarui software secara otomatis, mirip dengan sistem komputer pada tesla, mobil listrik asal Amerika. Hasil seluruh data ini akan disinergikan, sehingga apabila Ls+ Concept melewati jalan yang sama, mobil ini bisa menyesuaikan seluruh kinerjanya, mulai dari suspensi agar seluruh penumpang selalu merasa nyaman. Harapannya lagi, pengemudi dan penumpang bisa merasa terikat secara emosional dengan kendaraannya. Canggih ya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.