Sepeda Motor Touring Terbaik

  • Whatsapp
[Total: 0    Average: 0/5]

Sepeda Motor Touring Terbaik

Suzuki Inazuma 250

Suzuki Inazuma bisa dibilang raja motor sport turing berkapasitas menengah di Indonesia. Inazuma punya tena- – – ga yang lumayan besar, nyaman dikendarai dan enggak rewel pada bagian mesin. Sangat memanjakan turing holic. Tapi, uniknya, motor ini malah kurang diminati di Indonesia.

Kenapa? “Orang takut membeli Inazuma, karena khawatir dengan harga jualnya yang anjlok.Padahal, secara kinerja motor ini sangat oke. Menurut saya, cocok untuk pengguna motor turing seperti Honda Tiger atau Yamaha Scorpio yang ingin naik kelas,” ucap Bronto Laras alias Bronx, Mekanik bengkel Mandiri Motor di Jakarta Barat. Bronx enggak asal cuap! Selain paham mesin, doi anggota Honda Tiger Mailing List (HTML) tulen yang juga memelihara Inazuma. Jadi, Bronx tahu kelebihan dan kekurangan Inazuma dibandingkan Tiger ataupun Scorpio yang sama-sama motor turing tulen. “Dibandingkan Tiger atau Scorpio soal tenaga pasti menang Inazuma. Mesinnya memang lebih besar, 250 cc 2 silinder SOHC. Tapi, bukan cuma tenaga, handling motor ini juga enak dan irit bahan bakar. Saya pakai turing konsumsi bensinnya tembus 1 liter banding 40 km. Itu pakai Pertamax Plus,” tambah Bronx. Di kelas 250 cc, memang cuma Inazuma yang usung desain turing tulen.

Baca Juga  Mobil yang Paling Nyaman Suspensinya

 

Yamaha MT25 atau Kawasaki Z250 lebih cenderung ke arah sport naked. Sensasi dan posisi riding MT25 dan Z250 agak sporty. Maklum, basisnya memang dari sport fairing. Beda dengan Inazuma yang memang didesain sebagai motor turing. Makanya, posisi jok Inazuma agak rendah dengan setang yang tinggi untuk memanjakan bikers yang doyan jalan jauh. “Kalau diam, motor berbobot 183 kg ini memang terasa berat. Tapi saat jalan, rasanya malah enteng dan gampang bermanuver. Di kondisi macet juga enggak menyiksa karena joknya yang rendah. Bokap saya aja yang tingginya kurang dari 170 cm, kakinya bisa menapak sempurna. Itu yang ngebantu dan bikin gampang menopang bobot motor saat berhenti,” ujar Vincentius Jeff, Mahasiswa asal Bintaro yang sudah 2 tahun nunggang Inazuma. Nah, buat sobat yang hobi turing memang enggak ada salahnya lirik motor yang satu ini. Meski sudah stop produksi, barang sekennya masih banyak tuh di pasaran. Umumnya dibanderol dengan kisaran harga Rp 28-30 juta tergantung kondisi. Karena langka motor ini cukup pantas menjadi buruan. “Soal spare part, memang ketersediaannya di bengkel umum agak langka. Tapi masih bisa beli di bengkel resmi Suzuki. Kalaupun stoknya kosong, bisa inden. Jadi, enggak masalah,” tutup Bronx.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.